tanaman jahe merah

Aplikasi Pupuk Organik Cair Urine Kelinci untuk Budidaya Jahe Merah

Budidaya jahe merah tanpa perawatan mustahil akan menghasilkan tanaman yang sehat, sehingga berimbas pada hasil panen yang tentu kurang memuaskan pula. Perawatan yang baik di perlukan dalam tahap-tahap pertumbuhan tanaman jahe merah. Perawatan dapat di mulai dari awal pemilihan bibit jahe merah yang baik, kemudian penyemaian bibit jahe merah, proses penanaman sampai pemanenan.

Pada awal penanaman terutama pada bulan-bulan awal, perawatan dibutuhkan untuk memacu pertumbuhan akar batang dan kekuatan daun. Pada bulan pertama tanaman jahe merah masih membutuhkan perhatian intens untuk memaksimalkan penyerapan nutrisi yang di butuhkan oleh tanaman jahe merah. Bagi pelaku budidaya jahe merah menggunakan polybag maupun karung pemberian pupuk dapat lebih terkontrol dengan baik.

Pada umur satu bulan sejak penanaman, sayogyanya bibit jahe merah yang sudah di tanam diberi pupuk organik cair dengan cara di kocor. Untuk menghemat biaya dan dengan faktor kemudahan bahan baku, pupuk organik cair urin kelinci dapat diaplikasikan sebagai pupuk pengocor budidaya jahe merah. Hanya saja perlu dijadikan catatan pupuk organic cair urin kelinci berasal dari urin kelinci yang sudah difermentasi atau sudah siap pakai. Bukan urin kelinci yang baru, karena sifat urin kelinci baru yang panas, justru akan mematikan tanaman jahe merah.

Mengambil pengalaman dari beberapa kawan pelaku budidaya jahe merah, aplikasi pengocoran pupuk organik cair urin kelinci dapat diberikan dengan takaran 1 lt pupuk organik cair urin kelinci dapat dicampur dengan 10lt air. Cara pengocorannya pun cukup mudah bagi yang membudidayakan jahe merah menggunakan polybag dan karung. Dengan cara melobangi sedikit tanah diantara batang jahe merah sebesar jari lalu tuangkan pupuk organik cair urin kelinci tadi dengan takaran satu gelas plastik, kemudian lubang tanah ditutup kembali. hal ini diulang-ulang selama satu bulan sekali.

Dengan rutin merawat tanaman jahe merah dengan baik akan menghasilkan panen yang baik pula. Selain pemberian pupuk organic cair urin kelinci, pupuk organic lain pun perlu di perhatikan. Seperti pemberian pupuk kandang kotoran kambing dan pupuk NPK lain untuk memacu pembentukan umbi rimpang jahe merah yang besar dan sehat.

Demikian sedikit uraian dari kami, semoga bermanfaat bagi para pelaku budidaya jahe merah, terkhusus bagi yang baru akan memulai budidaya. Salam sukses para petani Indonesia. Salam makmur sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: