Tanaman Jahe merah media polybag di suatu perkebunan

Tanaman Jahe merah media polybag di suatu perkebunan

Budidaya tanaman jahe merah semakin digemari More »

Bibit jahe merah dalam bentuk rimpang

Bibit jahe merah dalam bentuk rimpang

Bibit jahe merah dalam bentuk rimpang. Kriteria bibit adalah minimal usia tanam satu tahun, siap semai dan siap tanam More »

Fermentasi urine kelinci

Fermentasi urine kelinci

fermentasi urine kelinci cocok untuk pupuk organik cair dalam Budidaya Jahe Merah More »

 

Category Archives: Bibit Jahe Merah

Menyemai Bibit Jahe Merah

bibit jahe merah

Menyemai bibit jahe merah pada tumpukan jerami

Budidaya jahe merah tentu membutuhkan tahapan-tahapan awal yang harus di lalui. Tahap awal ini lah yang nanti akan menentukan keberhasilan tahap selanjutnya. Pemilihan bibit jahe merah yang baik menjadi penentu awal keberlangsungan budidaya jahe merah. Bibit yang baik berusia cukup berumur, usia yang di anjurkan untuk pembibitan adalah minimal 11-12 bulan.

Karena pada usia ini jahe merah sudah memasuki fase siap dijadikan bibit di tandai dengan ruas tebal dan sedikit berisi. Pada beberapa kesempatan rimpang yang sudah tua juga akan memunculkan mata tunas, yang artinya rimpang sudah siap. Sebelum memulai menanam jahe merah, bibit yang sudah di pilih harus di semai terlebih dahulu agar memudahkan proses penyemaian dan mempercepat pertumbuhan maka perlu adanya metode penyemaian yang tepat.

Proses Penyemaian Bibit Jahe Merah

Proses percepatan penyemaian rimpang bibit jahe merah dapat dilakukan dengan tumpukan jerami. Selain baik untuk penyemaian, ini juga memanfaatkan limbah sisa panen petani padi. Jerami yang biasanya dibiarkan menumpuk di pinggir sawah dan lebih sering hanya di bakar saja. Jerami yang digunakan sebagai media semai secara tidak langsung juga menjadi kompos untuk nutrisi bibit jahe merah dalam penyemaian.

Jerami memiliki banyak manfaat untuk penyemaian jahe merah, disaat musim hujan tiba, jahe merah yang di semai pada tumpukan jerami akan terjaga kestabilan suhunya, dengan adanya jerami sebagai media rimpang yang berada di tengah tetap hangat dan tidak cepat busuk. Sebaliknya pada musim kemarau tiba tumpukan jerami yang di siram air akan mempertahankan kelembaban suhu di sekitar tempat penyemaian, sehingga mengoptimalkan percepatan pertumbuhan bibit.

bibit jahe merah

Cara Penyemaian Bibit Jahe Merah

Cara penyemaian bibit jahe merah dengan jerami adalah sebagai berikut :

  1. Siapkan bibit jahe merah
  2. Siapkan keranjang buah (wadah kelengkeng)
  3. Siapkan tumpukan jerami

Setelah itu, letakan tumpukan jerami pada keranjang buah, buat satu lapisan kemudian taruh bibit di atas jerami. Kemudian letakan jerami lagi di atasnya setelah itu letakkan bibit lagi diatasnya. Lakukan berulang sampai tiga lapisan. Cara penyemaian ini tidak terpengaruh dengan musim. Pada musim penghujan keranjang penyemaian dapat di siram sehari sekali dengan cara memercikkan air pada tumpukan jerami.

Pada musim kemarau, penyiraman media jerami dapat dilakukan sehari dua kali dengan menggunakan air secukupnya. Ini akan mempercepat proses pertumbuhan rimpang bibit jahe merah. Pemantauan pertumbuhan rimpang dapat dilakukan dua minggu kemudian, maka akan terlihat perbedaan pada awal semai sampai berumur dua minggu, akan cepat terlihat perkecambahan bibut jahe merah yang signifikan.

Demikian pemaparan dari kami selamat mencoba dan semoga sukses. Salam sejahtera untuk seluruh petani di Indonesia. Untuk info pemesanan bibit jahe merah dan pelatihan budidaya jahe merah dapat menghubungi kami di 087838393451.e

Basmi Kutu Putih Jahe Merah

budidaya jahe merah

Membasmi kutu putih penyebab daun tanaman jahe mengering

Budidaya jahe merah,- memilih budidaya jahe merah dengan memanfaatkan media polybag memang sedang banyak diminati masyarakat sekarang. Gencarnya edukasi tentang manfaat jahe merah di siarkan secara masal di berbagai stasiun televisi. Hal ini menarik minat kebanyakan orang untuk membudidayakan jahe merah.

Untuk mendapatkan hasil optimal dalam budidaya jahe merah , bukan hanya di tentukan oleh pemilihan bibit jahe merah unggul saja. Namun harus diiringi dengan perawatan yang menyeluruh. Meliputi pencegahan terhadap gulma maupun hama penyakit. Tanaman jahe merah yang di rawat secara menyeluruh akan berbeda hasilnya dengan tanaman jahe merah yang dibiarkan tanpa perawatan berarti.

budidaya jahe merah

budidaya jahe merah

Adakalanya saat mencoba budidaya jahe merah, tanaman yang sudah di tanam terserang penyakit seperti kutu putih. Kutu putih merupakan hama yang menyerang daun tanaman jahe merah. Kutu putih termasuk jenis hama dari family preudocciocai dengan ciri memiliki serbuk putih menyerupai lilin yang membungkus seluruh tubuhnya. Serbuk lilin tersebut bertujuan melindungi dirinya dari predator.

Gejala serangan kutu putih yang menyerang bibit jahe merah di tandai oleh banyaknya gumpalan benang lilin berwarna putih pada permukaan bawah daun. Kutu putih hidup berkoloni dalam kelempok. Cara menyerang kutu ini dengan menusukan alat yang ada di mulutnya pada daun tanaman jahe merah dengan menghisap pada bagian epidermis batang daun jahe merah.

Daun yang sudah terserang kutu putih, pertama akan menggulung lambat laun menguning dan kemudian kering. Karena daun kering mengakibatkan pertumbuhan bibit jahe merah terhambat dan menjadi kerdil. Sehingga menghambat pembentukan rimpang jahe merah yang ada di dalam tanah. Permukaan daun yang di serang kutu putih akan berwarna hitam. Pada serangan berat, seluruh permukaan daun akan di kerubuti oleh kutu putih yang menyebabkan tanaman jahe merah mati.

Selain menyebabkan serangan fatal pada budidaya jahe merah, kutu putih juga merusak pemandangan. Tanaman jahe merah yang seharusnya terlihat hijau dan menyejukkan, harus ternodai dengan munculnya kutu putih yang tidak sedap di pandang. Sangat tidak menyenangkan bukan?

Cara mengatasi serangan kutu putih yang menyerang bibit jahe merah dengan menyemprotkan pestisida score sesuai petunjuk yang ada di luar botol. Beberapa langkah yang dapat di lakukan untuk membasmi hama kutu putih adalah :

  1. Memelihara predator alami kutu putih

Sebarlah hewan pembasmi kutu putih yang tidak merusak tanamanmu. Secara alami, ada beberapa hewan yang menjadikan kutu putih sebagai mangsa utamanya, antara lain minute pirate bug, lacewings, dan juga beberapa spesies laba-laba.

  1. Pelihara bibit parasite kutu putih

menggunakan parasit untuk membasmi kutu putih. Beberapa parasit tersebut antara lain adalah Encarsia Formosa ataupun keluarga Encarsia.

  1. Gunakan perangkap kutu putih.
  2. Gunakan penyedot debu
  3. Memangkas dan mencabut daun yang terkena serangan kutu putih.

 

Gula Kristal Jahe Merah

gula kristal jahe merah

Gula Kristal jahe merah cara meningkatkan nilai tambah panen jahe merah

Jahe merah termasuk tanaman herbal berkhasiat yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Penanamannya yang membutuhkan waktu berbulan-bulan hingga satu tahunan akan sebanding dengan harga jual jahe merah yang lebih tinggi di banding dengan jenis jahe lainnya. budidaya jahe merah umumnya di panen tergantung keperluan, apabila untuk konsumsi segar seperti di peruntukan untuk pembuatan sirup jahe merah, makanan ringan, maupun gula Kristal jahe merah maka rimpang dapat di panen pada usia 8-10 bulan.

Meningkatkan Nilai Tambah

Apabila rimpang di peruntukan kembali menjadi bibit jahe merah, maka pemanenan dapat dilakukan pada usia 11-12 bulan. Dari pada menjual hasil panen jahe merah dalam bentuk rimpang segar, tidak ada salahnya meningkatkan hasil panen jahe merah dengan mengolahnya kembali bersama gula menjadi kristal, maka di hasilkanlah gula Kristal jahe merah. Keuntungan yang di peroleh dengan mengolah rimpang jahe merah menjadi gula Kristal jahe merah adalah produk yang di hasilkan tahan lama dan praktis.

Budidaya jahe merah mampu megantarkan petani jahe merah menuju sejahtera asal mau kreatif dalam pengolahan hasil panen. Jahe merah yang sudah di olah menjadi gula Kristal jahe merah lebih efisien saat di titipkan ke toko oleh-oleh. Selain itu pengemasan gula Kristal jahe merah juga lebih mudah dapat di bawa kemanapun. Sehingga dapat di distribusikan ke luar kota dan keluar daerah, dari segi cakupan pasar pun gula Kristal jahe merah lebih dapat menjangkau pasar yang luas.

gula kristal jahe merah

Jahe merah sudah dikenal memiliki khasiat bagi kesehatan. Selain menghangatkan badan, jahe merah juga dipercaya dapat meningkatkan stamina dan mengobati reumatik. Saat masa panen tiba, secara otomatis stok rimpang akan melimpah. Pembuatan gula Kristal jahe merah bisa dijadikan solusi. Dengan komposisi 60% jahe merah dan 40% gula merah, pembuatan gula Kristal jahe merah dapat di mulai.

Selain proses produksi, pengemasan produk gula Kristal jahe merah perlu di perhatikan. Karena kemasan yang menarik akan menarik konsumen untuk membelinya.  Gula Kristal jahe merah dapat di kemas menggunakan toples maupun paper bag. Jangan lupa selipkan nama brand pada kemasan sebagai ciri khas dan identitas produk. Setelah tahap pekagin selesai tahap selanjutnya adalah pemasaran produk.

Gula Kristal jahe merah yang telah di kemas menarik dapat di pasarkan melalui dunia maya. Dapat memanfaatkan sosial media (facebook,twitter, instagram) dapat pula menggunakan market place seperti buka lapak, tokopedia, shoopie dan lain-lain. Setelah pemasaran berjalan, dapat di memperlebar market dengan membuka keagenan di seluruh kota. Karena gula Kristal jahe merah merupakan olahan kering, maka sangat mudah mengirimkannya, dapat memakai ekspedisi dan cargo. Sangat mudah kan?

Silahkan mencoba, semoga sukses selalu. Bagi anda yang ingin mencoba budidaya jahe merah dalam skala besar maupun kecil, kami menyediakan bibit jahe merah dengan harga menarik. Segera hubungi kami untuk info lebih lanjut.

Berkah Saraba Jahe Merah

Mengusir masuk angin dengan saraba jahe merah khas makasar

Jahe merah di kenal sebagai rimpang yang memiliki cita rasa pedas. Karena rasa pedas yang di hasilkannya, jahe merah sering di manfaatkan sebagai minuman penghangat badan. Pada musim penghujan misalnya, jahe merah diracik sebagai minuman pengusir masuk angina dan perut kembung. Rimpang berkualitas yang di petik dari kebun pelaku budidaya jahe merah selanjutnya bisa di pergunakan untuk membuat minuman penghangat khas dari makasar yang bernama saraba.

Saraba di racik dari banyak rempah, selain rasanya nikmat saraba juga kaya akan khasiat. Jahe merah yang di tambahkan pada saraba memberi sensasi hangat sekaligus mengembalikan stamina tubuh. Saraba juga digunakan untuk menyembuhkan masuk angina dan flu. Kehangatan dari sari jahe merah yang dihasilkan dari bibit jahe merah terawat dengan campuran gula aren dan susu menghasilkan minuman dengan rasa mantab nan bermanfaat.

Pemanfaatan jahe merah dalam pembuatan saraba dinilai karena memiliki rasa yang lebih pedas dari pada jenis jahe lain. Rasa pedas jahe merah dapat menghangatkan perut sehingga mencegah kembung maupun masuk angin. Terlebih lagi apabila di tambah dengan telur ayam kampung, dapat menjadi penambah stamina bagi yang lelah bekerja seharian. Saraba khas makasar ini pun terbilang cukup mudah untuk di buat.

saraba jahe merah

Pertama rebus rembus jahe merah di dalam panci. Kemudian tunggu sampai mendidih. setelah mendidih ampas jahe merah di keluarkan dari panci , lalu rebus kembali air jahe merah tambah dengan gula aren dan susu. Bagi yang suka dapat di tambahkan telur ayam kampung. Kemudian aduk dan rebus kembali sampai matang, saraba pun siap di sajikan. Bagaimana sangat mudah bukan?

Khasiat jahe merah yang begitu komplek dapat menjadi peluang besar untuk para pelaku budidaya jahe merah. Cakupan hasil panen yang luas membuat budidaya jahe merah cukup layak masuk sebagai peluang usaha yang harus di pertimbangkan. Bagaimana tidak? Jahe merah merupakan rimpang ajaib yang apabila di destilasi akan menghasilkan minyak atsiri yang nilai jual nya sangat tinggi. Belum lagi ampas dari jahe merah pun dapat di manfaatkan menjadi bio etanol.

Selain itu tanaman dari bibit jahe merah akan menghasilkan rimpang yang langsung bisa di konsumsi, dapat juga di jadikan jahe merah Rajang dan di keringkan sebagai bahan pembuatan jamu tradisional. Begitu banyak nya manfaat jahe merah digunakan juga sebagai bahan baku sirup, maupun aneka olahan makanan dan minuman berbahan dasar jahe merah. Wajik jahe merah contohnya, ini merupakan makanan yang laris di jual di pasar tradisional bahkan sudah mulai masuk ke resto ternama.

Pentingnya Pemupukan Dalam Budidaya Jahe Merah

jahe merah

Pemupukan dalam budidaya jahe merah untuk memperbanyak rimpang

Budidaya jahe merah dapat memberikan solusi untuk ketersediaan bahan baku industri. Kebutuhan akan ketersediaan rimpang jahe merah semakin tahun menunjukan grafik peningkatan yang signifikan. Penyerapan produk herbal (tidak terkecuali jahe merah) di kalangan masyarakat baru – baru ini memang sedang naik daun, dengan slogan back to nature yang gencar di perkenalkan kembali membuat masyarakat sadar akan pentingnya bahan alami untuk kesehatan jangka panjang.

Pemanfaatan jahe merah sebagai bahan baku industri dapat di jumpai pada produk-produk kemasan berstandar seperti minuman herbal pencegah masuk angin, minyak gosok, dan beberapa minyak aromaterapi. Karena salah satu manfaat yang bisa di ambil dari rimpang jahe merah adalah aroma nya yang memberi efek tenang, sehingga dapat di jadikan aroma terapi. Rasa jahe merah yang menghangatkan badan cocok di minum saat cuaca dingin, mencegah mual dan muntah mencegah masuk angin.

Optimalisasi Rimpang dalam budidaya jahe merah

Budidaya jahe merah akan tumbuh secara optimal apabila perawatannya di perhatikan. Rimpang jahe merah yang besar dan bernas, tentu akan memenuhi kriteria permintaan pasar. Rimpang jahe merah yang besar dapat di peroleh dari bibit yang di tanam pada tanah berhumus tebal, kandungan C-organik nya sangat tinggi setara 11,84%. Tanah dengan kandungan humus tebal dapat memperbesar ukuran rimpang hingga 2 kali.

Tanah humus dapat diperoleh dari pemberian bahan organik yang dapat meningkatkan ketersediaan unsur hara dan efisiensi penyerapannya. Bahan organic yang diberikan akan melepas unsur hara N,P,K dan S. namun kandungannya bisa dikatakan relative kecil, maka pemberian bahan organik harus dalam jumlah besar. Peran bahan organik sebagai kompleks serapan anion (fosfat, silikat, nitrat, dan juga sulfat) sangat penting.

Pemupukan bibit jahe merah untuk memperbanyak rimpang

Bibit jahe merah yang di pupuk dengan benar dapat meningkatkan hasil panen. Penambahan dan komposisi pupuk dapat meningkatkan kuantitas jahe merah yang di hasilkan. Jahe merah termasuk tumbuhan yang banyak menguras unsur hara , penyerapan akan pupuk pun terbilang cukup cepat. Begitu di beri pupuk bibit jahe merah akan tumbuh pesat selama 3 bulan pertama, sehingga pada 2,5 bulan setelah pemberian pupuk dapat di selingi dengan pupuk hijau seperti fermentasi daun kelor, lamtoro atau kacang-kacangan.

pupuk organik tanah

Pupuk hijau di berikan dengan tujuan agar nutrisi makanan yang di serap tanaman jahe merah setelah 3 bulan tidak habis. Apabila kehabisan nutrisi makanan, tanaman jahe merah akan lambat berkembang dengan optimal. Bibit jahe merah dapat di kocor dengan pupuk pada usia 1-4 bulan cukup dilakukan 2x saja. Dibantu dengan penyemprotan untuk penyubur daun dan pengendali hama.

Saat penanaman bibit jahe merah , usahakan rimpang jahe merah yang sudah tumbuh anakan tertimbun dalam tanah, jangan sampai rimpang terlihat mengembul di atas tanah, karena dapat menghambat proses pembesaran umbi rimpang dan memperkecil peluang rimpang tumbuh besar. Timbun dengan tanah sampai tidak terlihat kemudian dapat di beri pupuk mutiara 16-16 dan kcl dan taburi pupuk kandang tipis-tipis di atasnya. Yang terpenting pengaplikasian pupuk tidak boleh berlebihan.