Tanaman Jahe merah media polybag di suatu perkebunan

Tanaman Jahe merah media polybag di suatu perkebunan

Budidaya tanaman jahe merah semakin digemari More »

Bibit jahe merah dalam bentuk rimpang

Bibit jahe merah dalam bentuk rimpang

Bibit jahe merah dalam bentuk rimpang. Kriteria bibit adalah minimal usia tanam satu tahun, siap semai dan siap tanam More »

Fermentasi urine kelinci

Fermentasi urine kelinci

fermentasi urine kelinci cocok untuk pupuk organik cair dalam Budidaya Jahe Merah More »

 

Category Archives: Bibit Jahe Merah

Mencoba Sirum Jahe Merah

Sirup jahe merah solusi saat panen berlimpah

Bagi para pembudidaya jahe merah waktu panen adalah waktu yang di nanti-nanti. Setelah menunggu sekitar 9-10 bulan masa tanam. Hasil yang banyak dan penjualan yang mudah tentu menjadi bagian dari tujuan dalam membudidayakan jahe merah. Berangkat dari keinginan inilah banyak yang tertarik mencoba peruntungan menanam jahe merah, baik sekala rumahanan maupun dalam lahan yang besar.

Saat musim panen tiba kadang kendala yang dihadapi adalah penumpukan hasil panen yang terlambat di distribusikan. Dengan hasil panen yang berlimpah tentu membutuhkan gudang penyimpanan yang besar pula. Apabila tidak kunjung tersalurkan akan memakan tempat terus menerus. Perlu di carikan solusi tepat yang dapat menjawab tantangan ini.

Salah satu solusi untuk menangani penumpukan hasil panen adalah dengan memproduksi sirup jahe merah. Pertimbangannya adalah jahe merah di olah menjadi sirup selain dapat tahan lebih lama, penjualan jahe merah dalam bentuk sirup lebih mudah di pasarkan. Dapat di jual secara retail, ditawarkan pada tetatngga sekitar, di titipkan ke warung-warung, konsinyasi dengan toko oleh-oleh, toko herbal maupun di jual secara online.

Pembuatan sirup jahe merah pun cukup mudah . tinggal membersihkan jahe merah dari tanah hingga bersih , bilas berkali-kali sampai benar-benar bersih. Kemudian blender jahe merah (jangan di kupas), peras hingga keluar sari nya dan masak dengan gula aduk rata hingga mendidih dan mengental. Jika menghendaki bisa diberi tambahan pala, kapulaga, secang dan serai agar lebih terasa rempah-rempah. Tunggu sampai dingin, saring dan siap dikemas.

Untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan menjamin kandungan bahan aman untuk disajikan pada calon konsumen,  produsen sirup jahe merah perlu mengurus izin produksi minimal PIRT (produk industri rumah tangga). Produsen dapat mengajukan izin pada dinas terkait untuk mendapat pelatihan dan penyuluhan terlebih dahulu, sebelum izin dikeluarkan.

legalitas budidaya jahe merah

Secara garis besar pelatihan dan penyuluhan tersebut meliputi cara produksi pangan yang baik seperti keamanan pangan dan menejemen usaha. Detail penyuluhan lainnya seperti:

  • Kebijakan Nasional Pengaturan IRT-P dan Peraturan Perundang-Undangan tentang Keamanan Pangan
  • Higiene dan Sanitasi
  • Pengendalian Proses Untuk Mengatasi Bahaya
  • Pengawetan Pangan
  • Bahan Tambahan Pangan (BTP)
  • Pengembangan Usaha IRT-P
  • Pengemasan dan Penyimpanan Label Pangan

Penyuluhan dari Dinas kesehatan biasanya diadakan 3 bulan sekali, ataupun menunggu peserta lainnya secara kolektif, dengan minimum 15 orang peserta (tergantung aturan dan kebijakan masing masing daerah setempat). Bagaimana menarik bukan?

Jadi tidak ada istilah rugi dalam budidaya jahe merah apabila mau berusaha dan sedikit berfikir kreatif mengolahnya . setiap masalah pasti ada solusi. Menanam jahe merah masih menjadi peluang yang prospektif untuk segera di eksekusi. Bibit jahe merah pun sudah mudah di dapatkan. Kami melayani dan menjual bibit jahe merah dalam bentuk rimpang maupun tunas polybag, segera hubungi kami untuk penawaran menarik ini.

Ingin mencoba menanam jahe merah? kami sedia bibit jahe merah dan siap kirim kirim ke segenap penjuru nusantara. Semoga kita sukses dalam budidaya jahe merah.

Bagaimana Cara Pemeliharaan Bibit Jahe Merah?

bibit jahe merah

Pemeliharaan Bibit Jahe merah

 

Setelah kita melakukan penyemaian rimpang jahe merah, langkah yang harus dilakukan adalah pemeliharaan bibit jahe merah. Cara pemeliharaan bibit jahe merah pun sebenarnya cukup mudah dan praktis. Lahan yang digunakan untuk penyemaian harus dalam kondisi basah atau lembab. Itulah sebabnya, diperlukan penyiraman sehari dua kali di pagi hari dan sore hari.

Nah, untuk menghindari serangan jamur, kita bisa melakukan penyemprotan anti jamur. Penyemprotan ini bisa dilakukan menggunakan fungisida. Lakukan penyemprotan ini setiap 1 minggu sekali.

Seleksi Bibit Jahe Merah

Setelah penyemaian selama 2-4 minggu, bibit akan mulai bertunas. Bahkan beberapa bibit sudah memiliki daun muda. Walau penyemaian dilakukan secara bersamaan, tidak semua rimpang tumbuh tunas bersama sama. Hal ini dipengaruhi oleh usia bibit yang disemai berbeda beda. Itulah sebabnya seleksi bibit mesti dilakukan.

Pisahkan bibit berdasarkan tunas, mulai dengan memilih tunas yang besar atau kecil, lalu berdasarkan kondisi tunas, busuk atau masih segar. Lalu pisahkan juga tunas yang sudah berakar dan belum. Hal ini untuk memperoleh kualitas tanaman yang baik dan mempersempit kemungkinan tersebarnya bakteri atau jamur bawaan.

Membantu bibit beradaptasi

Setelah dilakukan seleksi bibit, letakkan bibit seleksi tersebut ke rak atau bilik khusus. Rak tersebut harus didesain agar bibit bisa terkena cahaya matahari 50 %. Hal ini dilakukan untuk membantu bibit bibit tersebut beradaptasi ketika dipindah ke media pembesaran nanti. Jangan lupa untuk selalu menyirami tanaman tersebut. Usahakan untuk menyiram bibit dengan campuran fungisida dan air sesekali. Ini supaya bibit bisa terbebas dari jamur atau hama. Pada masa adaptasi ini, terus awasi perkembangan bibit. Jika ada yang rusak atau tiba tiba membusuk, pisahkan dari kelompoknya.

Penyiapan Lahan Pembesaran

bibit jahe merah

budidaya jahe merah

Lahan yang akan digunakan untuk pembesaran tanaman jahe merah juga perlu disiapkan dengan baik. Hal ini dilakukan supaya tanaman bisa menghasilkan rimpang maksimal. Persiapan lahan yang akan digunakan sebenarnya ada dua jenis, yakni ditanam menggunakan media polybag dan lahan persawahan (bedengan atau guludan).

Jika ditanam media luas seperti sawah atau kebun, perlu dipastikan bahwa tanahnya memang gembur dan subur. Hal ini dilakukan supaya akar tanaman jahe merah bisa tumbuh dengan baik, maka pasokan unsur hara terpenuhi dan tanaman jahe merah pun akan tumbuh dengan baik.

Anda berminat budidaya jahe merah? Kami sedia bibit jahe merah ready stok siap kirim kirim ke seluruh nusantara. Hubungi SMS /WA 087838393451. Salam sukses untuk pembudidaya jahe merah di seluruh Indonesia.

 

 

 

 

 

Pemberian air kelapa pada jahe merah untuk membantu dormasi

Pemberian air kelapa pada jahe merah untuk membantu dormasi

varietas jahe yang sampai saat ini masih di buru untuk kebutuhan industri obat dan biofarmaka adalah jahe merah.  Dengan banyak nya permintaan tersebut, para pembudidaya jahe merah haruslah memperhatikan penanganan serta perlakuan pasca panen terhadap jahe merah, agar kualitasnya tetap terjaga. Penanganan pasca panen yang meliputi sortasi, pencucian, pengeringan dan penyimpanan sangat berpengaruh pada hasil akhir untuk kepentingan biofarmaka.

Seringkali hambatan yang ditemui saat penyimpanan jahe merah yang diperuntukan untuk kebutuhan konsumsi adalah tumbuhnya tunas, beberapa faktor yang mempengaruhi pertuhan tunas pada masa penyimpanan ini dikarenakan rimpang yang di panen dalam usia yang sudah cukup tua. Tentu akan berbeda apabila hasil panen memang bertujuan untuk dijadikan bibit jahe merah, pertumbuhan tunas akan menjadi kabar gembira bagi petani.

Untuk menghambat pertumbuhan tunas pada jahe merah perlu dilakukan perlakuan khusus. Tumbuhnya tunas dapat mengurangi kadar minyak atsiri, dikarenakan cadangan nutrisi yang tersimpan digunakan untuk pertumbuhan tunas. Biasanya digunakan zat penghambat tumbuh yang bersifat inhibitor untuk membantu proses dormasi, akan tetapi karena harga yang dinilai tidak ramah di kantong sehingga tidak begitu dapat dijangkau oleh para petani.

Perlu ada opsi lain yang tetap efektif digunakan sebagai zat dormasi yang keberadaannya tetap dapat di jangkau. Maka digunakanlah air kelapa sebagai media dormasi untuk penyimpanan jahe merah. Dilansir dari Penelitian Universitas Pakuan oleh Nandan Ramadhan bahwa Air kelapa yang sudah tua mampu mereduksi zat geberalin dan auksin sehingga dapat memperpanjang umur dormasi biji jahe merah. Cara dormasi rimpang jahe merah hanya cukup direndam dengan air kelapa tua dengan konsentrasi 50%.

Kelapa tua mudah di dapat di pasar – pasar maupun tempat srumbat kelapa, biasanya hanya berakhir menjadi limbah saja. Dengan pemanfaatan air kelapa tua sebagai media dormasi akan menghemat biaya yang dikeluarkan oleh petani. Kandunagan fitohormon sangat efektif menghambat pertumbuhan tunas pada saat penyimpanan , apabila diberikan dengan takaran yang benar.

Dengan menerapkan teknik dormasi tersebut, diharapkan petani dapat memperoleh kualitas jahe yang baik, dengan zat dormasi yang murah dan mudah di dapat. Sehingga jahe yang tersimpan tetap dapat terjaga  kemudian siap di pasarkan dengan nilai ekonomi yang tinggi pula.

air kelapa untuk jahe merah

Analisa Usaha Budidaya Jahe Merah

bitit jahe merah budidaya
budidaya jahe merah

budidaya jahe merah

Analisa Usaha Budidaya Jahe Merah

Banyak sekali pertanyaan yang masuk ke kami perihal bagaimana analisa usaha budidaya jahe merah.  Analisa usaha budidaya jahe merah diperlukan untuk membaca, melihat dan mempelajari bagaimana peluang dan tantangan dalam budidaya jahe merah. Tujuannya agar memperoleh gambaran utuh terkait prospek dan potensi budidaya jahe merah.

Bagaimana analisa usaha budidaya jahe merah untuk lahan satu hektar?

Aneka Model Pilihan Menanam Budidaya Jahe Merah

bitit jahe merah budidaya

 Aneka Model Pilihan Menanam Budidaya Jahe Merah

Dalam proses penanamannya, budidaya jahe merah memiliki banyak metode yang berkembang hingga sekarang. Mulai dari metode penanaman di tanah, karung, keranjang, pot,  polybag planter bag. Aneka macam metode tersebut tentu saja merupakan sebuah pilihan dan sesuai budget yang kita anggarkan.