Tanaman Jahe merah media polybag di suatu perkebunan

Tanaman Jahe merah media polybag di suatu perkebunan

Budidaya tanaman jahe merah semakin digemari More »

Bibit jahe merah dalam bentuk rimpang

Bibit jahe merah dalam bentuk rimpang

Bibit jahe merah dalam bentuk rimpang. Kriteria bibit adalah minimal usia tanam satu tahun, siap semai dan siap tanam More »

Fermentasi urine kelinci

Fermentasi urine kelinci

fermentasi urine kelinci cocok untuk pupuk organik cair dalam Budidaya Jahe Merah More »

 

Category Archives: Bibit Jahe Merah

Analisa Usaha Budidaya Jahe Merah

budidaya jahe merah

budidaya jahe merah

Analisa Usaha Budidaya Jahe Merah

Banyak sekali pertanyaan yang masuk ke kami perihal bagaimana analisa usaha budidaya jahe merah.  Analisa usaha budidaya jahe merah diperlukan untuk membaca, melihat dan mempelajari bagaimana peluang dan tantangan dalam budidaya jahe merah. Tujuannya agar memperoleh gambaran utuh terkait prospek dan potensi budidaya jahe merah.

Bagaimana analisa usaha budidaya jahe merah untuk lahan satu hektar?

Kebutuhan Bibit 400 KG x @ 26.000                                         = 10.400.000

Kebutuhan Pupuk Organik (kotoran kandang)                    =      500.000

Kebutuhan EM4  20 botol x @ 20.000                                      =  400.000

Total Pengeluaran                                                                           =  11. 300.000

Potensi pendapatan, bila  1 kg terdapat 50 tunas dengan satu tunasnya menghasilkan 1 kg, maka setiap 1 kg menghasilkan 50 kg ketika panen. Sehingga bila dikalikan 400 kg menghasilkan keuntungan 20.000 kg atau sekitar 20 ton. Katakanlah pahitnya menghasilkan separonya atau sekitar 10 ton dengan asumsi per tunas nya menghasilkan 5 ons.

Bila jahe merah konsumsi dihargai 15.000 per kg  dikali 10.000 kg, maka keuntungan yang didapat  150.000.000. Dikurangi pengeluaran 11.300.000 , maka keuntungan bersih yang didapat 138.700.000, belum termasuk sewa lahan dan biaya tenaga kerja. Fantastis bukan? itulah sebabnya, sayang sekali bila anda memiliki lahan nganggur tidak digunakan sama sekali, sementara lahan anda tergolong subur. Manfaatkanlah lahan anda sebaik mungkin, apalagi bisa menghasilkan keuntungan ekonomis atau tambahan penghasilan menarik.

Namun gambaran diatas sekedar analisa. Tentu saja jumlah panen yang dihasilkan dipengaruhi banyak faktor. Tingkat kesuburan tanah, sinar matahari yang cukup dan ketersediaan air yang seimbang  menjadi kata kunci yang sangat menentukan sukses tidaknya budidaya jahe merah. Kemudian harga jahe merah juga fluktuatif sesuai kondisi pasar.

Tertarik mencoba menanam jahe merah? Kami sedia bibit jahe merah dan siap kirim kirim ke seluruh penjuru nusantara. Tersedia dalam bentuk rimpang siap tanam dan polybag. Rimpang siap tanam yang dimaksud adalah bibit jahe merah yang sudah berusia satu tahun dan sudah “parkir” minimal dua minggu sehingga bisa anda tanam langsung. Untuk anda yang menginginkan sudah muncul tunas dalam bentuk polybag dengan tiga atau empat daun umur dua bulan kami juga sedia. Untuk pemesanan dan pertanyaan bisa menghubungi kami di WA/SMS 087838393451. Semoga anda sukses dalam menanam jahe merah.

 

 

 

Aneka Model Pilihan Menanam Budidaya Jahe Merah

 

Aneka Model Pilihan Menanam Budidaya Jahe Merah

Dalam proses penanamannya, budidaya jahe merah memiliki banyak metode yang berkembang hingga sekarang. Mulai dari metode penanaman di tanah, karung, keranjang, pot,  polybag planter bag. Aneka macam metode tersebut tentu saja merupakan sebuah pilihan dan sesuai budget yang kita anggarkan.

Pada prinsipnya, menggunakan media tersebut diatas semuanya bagus. Yang terpenting dirawat dengan baik, memperoleh sinar matahari yang cukup, susunan unsur hara dalam tanah yang subur dengan PH tanah minimal 5 sampai 7. Dan memiliki derajat kelembaban yang baik dengan adanya supplai air yang cukup.

Budidaya Jahe merah media tanah

budidaya jahe merah media tanah

Budidaya jahe merah media tanah menjadi pilihan yang paling hemat. Karena anda tidak perlu mengeluarkan biaya karung, polybag dan sejenisnya. Kelebihan lainnya, media tanah membuat perkembangan rimpang lebih leluasa karena tidak dibatasi oleh plastik atau karung. Sehingga biasanya bobot rimpang ketika panen lebih berat dibanding media polybag.

Kekurangan media tanah adalah kandungan minyak atsiri nya kurang pedas, mengingat kadar airnya yang banyak, kurang bisa dikontrol tingkat kesuburan tanah dan mudah terkena erosi dan perkembangan gulma lebih cepat. Tetapi tenang saja, kekurangan tersebut bisa diatasi dengan membuat bedeng, rajin membersihkan gulma.

Budidaya Jahe Merah Media Karung

           

media karung Budidaya jahe merah media karung bisa jadi salah satu pilihan yanga anda praktekkan di pekarangan atau lahan pertanian anda.  Kelebihan media karung tentu saja memiliki kandungan mintyak atsiri yang lebih pedas (karena kadar air terjaga), mudah diatur perawatannya. Kekurangannya tentu saja anda harus mengeluarkan biaya karung yang biasanya Cuma bisa dipakai satu kali. Ini karena biasanya di umur 8-9 bulan dari penanaman, karung mudah rusak sedikit demi sedikit.

Budidaya Jahe Merah Media Polybag

            Budidaya jahe merah media polybag menjadi pilihan favorit bagi para petani atau pekebun. Hal ni karena budidaya jahe merah memiliki media polybag memiliki banyak keunggulan. Selain cara penggunaan yang praktis, mudah didapatkan, juga lebih tahan lama. Disamping itu, kandungan minyak atsirinya lebih tinggi sehingga disukai pabrik dan konsumen modern. Kekurangannya tentu saja biayanya sedikit lebih mahal daripada media tanah dan Karung

.budidaya jahe merah media polybag

Anda ingin mencoba menanam jahe merah? Kami sedia bibit jahe merah dalam bentuk rimpang dan polybag. Untuk pemesanan bisa menghubungi WA kami di 087838393451 atau langsung datang ke Dusun Rajek Lor RT 2 RW 24 Desa Tirtoadi Mlati Sleman (2 KM dari JL Godean KM 7,5). Semoga anda sukses dalam menanam jahe merah.

 

 

Cara Penanganan Penyakit Bercak Daun kuning Jahe Merah

Cara Penanganan Penyakit Bercak Daun kuning Jahe Merah  

Seperti halnya pada tanaman lain, bibit jahe merah yang kita tanam juga rentan  terserang penyakit. Salah satu  penyakit yang  sering menyerang tanaman jahe merah adalah bercak daun. Penyakit  bercak daun merupakan penyakit yang disebabkan phyllosticta zingiberi. Penyakit ini dapat menular dengan bantuan angin. Penyakit ini juga dapat menyerang tanaman yang terinveksi atau tanpa terinveksi.

Gejala awal tanaman jahe merah yang terserang penyakit bercak daun yaitu ditandai dengan adanya bintik-bintik kuning yang cukup banyak pada daun berukuran 3-5 mm. Lambat laun bintik-bintik tersebut menjadi bercak. Warna bercak-bercak itu menjadi abu-abu yang di tengah-tengahnya ada noktah kecil berwarna hitam. Sementara itu, pada bagian tepi terjadi busuk basah. Jika serangan  penyakit bercak daun semakin berat dapat mengakibatkan daun mejadi rusak, semakin menguning, mengecil dan daun muda yang baru muncul akan menampakkan gejala klorosis. Gejala klorosis biasanya menyerang bibit jahe merah yang daunnya  masih muda. Tanaman yang terserang penyakit ini bisa mengakibatkan tanaman jahe menjadi layu bahkan bisa menyebabkan kematian .

`daun meguning jahe

Penangganan Penyakit  Bercak Daun/ Daun Menguning

Penanganan sebagai upaya pencegahan (preventif) dapat dilakukan oleh petani jahe. Hal ini bertujuan agar bibit jahe merah yang akan ditanam tidak bermasalah selama proses pemeliharaan. Tindakan preventif yang dapat dilakukan antara lain sebagai berikut:

  • Menggunakan bibit jahe merah yang baik serta mengusahakan pertumbuhan tanaman agar tetap sehat dengan cara memilih bibit ungul yang sehat bebas dari hama dan penyakit.
  • Merendam rimpang bibit jahe merah dalam fungisida
  • Mengolah lahan dan membuat drainase yang baik dan mengunakan pengendalian fisik/mekanik dengan tenaga manusia.
  • Menerapkan pola tanam dengan jarak tidak terlalu rapat agar kelembapan tidak terlalu tinggi.

Sementara itu, ada upaya yang bisa dilakukan bila penyakit bercak daun telah menyerang. Caranya antara lain menggunakan fungisida yang dianjurkan oleh pemerintah seperti:

  • Dithane M-45 (0,25%)
  • Delsene MX-200 (0,20%)
  • Bavistin (0,25%)

Mengunakan fungisida tersebut dengan interval 10 hari atau tergantung keadaan serangan.

Cara Memilih Bibit Unggulan jahe merah

 

Cara Memilih Bibit Unggulan jahe merah

bibit jahe merah

bibit jahe merah

Sebelum membeli bibit jahe merah dari pembudidaya atau petani, ada beberapa hal yang mesti diketahui dalam memilih bibit unggulan. Bibit jahe merah yang baik tentu saja tidak boleh dari rimpang yang berjamur, permukaan tidak bagus dan usianya terlalu muda. Jika dilihat dari luar, rimpang jahe merah yang sehat tidak akan memiliki bintik bintik putih. Bintik putih dari penampilan fisik jahe merah menandakan jamur sedang menyerangnya.

Jika bibit dipilih dari jahe yang tidak sehat, maka rentan tidak tumbuh, rusak atau membusuk. Sebaiknya pilih jahe yang sehat saja. Cara memilih jahe yang sehat adalah dengan melihat bagian luar rimpang. Jika terbebas dari bintik putih dan permukaanya tidak cacat, maka bisa dikatakan rimpang tersebut sehat. Selanjutnya, coba belah rimpang jahe merah tersebut. Pastikan bagian dalamnya tidak ada bintik bintik hitamnya. Rimpang jahe merah yang sehat juga akan memberikan aroma segar ketika dipotong. Ada serat halus jika dipotong melintang.

Memilih induk bibit

Salah satu kunci sukses menanam jahe merah adalah mulailah dengan memilih bibit yang baik. Lalu bagaimana cara memilih bibit yang baik? Hal pertama yang bisa dilakukan adalah mengetahui sumber bibit (induk bibit). Akan lebih bagus jika kita membeli bibit dari pembudidaya. Biasanya mereka memilih bibit dengan kualitas bagus. Walau tidak 100 persen bibit yang dibeli berasal dari tanaman jahe unggulan. Namun saat ini sudah banyak pembudidaya yang mengolah bibitnya sendiri.

 

Cara membuat bibit jahe merah berikut langkah langkahnya

  • Membeli bibit jahe dari petani atau pembudidaya.
  • Lakukan seleksi bibit mana yang sehat dan tidak
  • Jika melihat ada bibit yang memiliki pertumbuhan bagus dan cepat, kita bisa menyisihkannya.
  • Jangan ragu untuk membuang bibit yang memiliki kualitas jelek (lama tumbuh)
  • Besarkan bibit yang dinilai sehat tersebut.
  • Setelah dewasa biarkan usia tanamannya mencapai 11-12 bulan.
  • Seleksi kembali tanaman yang digunakan untuk menjadi calon bibit.
  • Jika tanaman tumbuh dengan subur, daun hijau, batang tegak dan tidak membawa penyakit bisa digunakan sebagai bibit.

Anda sedang mencari bibit jahe merah? Kami sedia bibit jahe merah kualitas tua dan siap tanam dan siap kirim kirim ke seluruh indonesia. Untuk pemesanan bisa menghubungi sms/telpon/WA 087838393451 berlokasi di Sleman.

Cara Mengolah Tanaman Jahe Merah

Cara Mengolah Tanaman Jahe Merah

Jahe merah (Zingiber officinale var rubrum rhizome). Jahe jenis ini memiliki kandungan minyak atsiri tinggi dan rasa paling pedas, sehingga cocok untuk bahan dasar farmasi dan jamu. Ukuran rimpangnya paling kecil dengan kulit warna merah, serat lebih besar dibanding jahe biasa.

Meskipun akar tanaman jahe merah tumbuh dari rimpang , namun seluruh rimpang biasanya disebut sebagai ” jahe merah ” ketika dijual di toko-toko . cara budidaya Jahe merah sebenarnya tidak terlalu sulit, jahe merah tidak tumbuh dari biji seperti tanaman berbiji pada umumnya , tetapi jahe merah dibudidayakan menggunakan stek dari rimpang jahe merah yang sudah ada .

jahe merah segar yang sudah memiliki kualitas dan kualifikasi menjadi bibit adalah jahe merah yang terbaik untuk dijadikan stek , meskipun jahe merah yang dibeli di toko maupun di pasar-pasar tradisional  juga akan tumbuh menjadi tanaman jahe merah baru, namun untuk hasil terbaik gunakan bibit jahe merah yang sudah tua.

jahe merah standar bibit akan menghasilkan kualitas jahe merah yang memuaskan, karena sebagian besar jahe merah yang dijual dipasar adalah jahe merah kualitas konsumsi, sehingga kurang baik saat dijadikan bibit untuk dibudidayakan kembali. Untuk hasil maksimal bibit jahe merah harus ditanam di awal musim semi/ musim hujan seperti di Indonesia, di daerah di mana ia tidak menerima sinar matahari langsung, hal ini bisa disiasati dengan menggunakan paranet diatas tempat budidaya jahe merah .

 

cara pemilihan bibit dan pengolahan masa tanam adalah :

  1. Pilih jahe merah gemuk berumur minimal 1thn dengan beberapa ruas rimpang dan kuncup mata terlihat. Tunas akan muncul sebagai benjolan kecil atau pada permukaan rimpang , mirip dengan mata kentang.
  2. Potong jahe merah ukuran 1 inci 1 buah 1 /2-inch di setiap ruas mata tunas , dengan masing-masing ruas memiliki setidaknya satu mata tunas . Jika tidak ada cukup mata tunas pada bibit jahe merah, Anda dapat memotong ruas yang lebih besar jika diinginkan.
  3. Letakkan jahe merah kering di lokasi sejuk dari sinar matahari langsung selama dua sampai tiga hari setelah pemotongan . periode pengeringan ini mengurangi kemungkinan busuk atau kerusakan lainnya setelah penanaman.
  4. Tanaman stek jahe merah di baki sekitar 1 inci letakkan di ruangan sihu lembab , gunakan media tanah dikeringkan yang telah dicampur dengan pasir dan kompos atau bahan organik lainnya . usahakan Ruangan inkubasi stek terpisah dan diberi jarak antara rimpang, agar dapat memungkinkan ruang yang cukup untuk pengembangan rimpang hasil stek.
  5. Siram sedikit air sampai tanaman jahe merah muncul tunas baru dari tanah dan mengembangkan daun . penyiraman lanjutan diperlukan untuk menjaga tanah lembab tapi menghindari oversaturation .
  6. Setelah penanaman, masa Panen jahe merah ditandai dengan pertumbuhan tanaman melambat dan daun mulai menguning . sehingga siap untuk menggali seluruh akar dan memotong bagian tanaman yang berada di atas tanah . jahe merah yang tidak terpakai dapat dipotong dan ditanam untuk membuat tanaman jahe merah baru.

Demikian sedikit ulasan dari kami semoga bermanfaat. Bagi anda yang berminat budidaya jahe merah dengan mudah, silahkan segera menghubungi kami. Kami menyediakan bibit jahe merah dengan kualitas istimewa. Segera hubungi kami melalui kontak hp/WA 087838393451. semoga anda sukses dalam budidaya jahe merah

 

bibit jahe merah

bibit jahe merah

Mencicipi hangatnya pasar ekspor jahe gajah

Mencicipi hangatnya pasar ekspor jahe gajah

Sudah berabad-abad lamanya, bangsa kita mengenal tanaman jahe gajah sebagai salah satu rempah penyedap makanan. Selain itu manfaat jahe gajah dapat digunakan sebagai obat berbagai macam penyakit, campuran bahan kue, dan lain sebagainya. Selain dapat dimanfaatkan sebagai tambahan kuliner, ternyata jahe gajah juga dapat dimanfaatkan sebagai pestisida alami tanaman cabai.

Di dunia perdagangan jahe gajah biasa dijual dalam bentuk rimpang, jahe kering, jahe bubuk, ataupun jahe awetan. Selain ke empat jenis penjualan tersebut, jahe gajah juga diambil kandungan minyak atsiri dan koresin untuk dijual. Karena keunggulan jahe gajah yang istimewa banyak pasar luar negri yang melirik jahe gajah yang Negara kita produksi. Sehingga permintaan pasar ekspor masih sangat terbuka lebar. Namun, kendala yang dialami adalah permintaan kebutuhan ekspor jahe gajah tidak diimbangi dengan hasil panen yang mencukupi. Hal ini dikarenakan masih minimnya petani yang terjun pada budidaya jahe gajah secara total. Padahal peluang pasar hasil panen dan pengepulan jahe gajah masih sangat terbuka lebar.

Khusus untuk pasar ekspor jahe gajah memang sangat digemari pasar luar negri karena ukuran jahe gajah yang besar dan rasa pedas tidak terlalu menyengat. Negara –negara tujuan ekspor jahe gajah dari Indonesia adalah jerman, inggris, belgia, AS, jepang, Kuwait, Bahrain, kanada dan Senegal. Untuk jahe gajah kualitas ekspor dapat di diskusikan kepada pengepul maupun eksportir langsung mengenei kriteria dan kuantitas.

Dengan memperhatikan pemaparan diatas tentu para pembaca dapat menangkap peluang yang masih bisa dimasuki dengan menjadi salah satu kontributor kesediaan jahe gajah untuk kebutuhan ekspor. Lalu bagaimanakah cara nya? Caranya dengan ikut ambil bagian dalam budidaya jahe gajah. Bertanam jahe gajah dapat menambah pundi-pundi penghasilan anda.

Mencoba memulai budidaya jahe gajah dapat dilakukan dengan cara mempersiapkan lahan dan juga bibit jahe gajah. Kriteria bibit jahe gajah akan dibahas tuntas pada artikel selanjutnya. Bagi anda yang sedang mencari bibit jahe gajah kami menyediakan bibit jahe gajah unggul. Silahkan menghubungi kami di nomer hp di 087838393451.

jahe gajah

Keunggulan Jahe Merah

Keunggulan Jahe Merah

 

Jahe merah adalah salah satu tanaman obat multikhasiat dan multiguna bagi dunia kesehatan, herbal, obat obatan, farmasi, makanan dan lain sebagainya. Itulah sebabnya, wajar bila kemudian harga jahe merah kian mahal di pasaran. Jumlah pembudidaya jahe merah masih sedikit dibandingkan jahe emprit dan gajah. Pertanyaanya, apa saja keunggulan jahe merah?

Pertama, Memiliki kandungan minyak atsiri yang lebih tinggi dan lebih pedas. Minyak atisiri inilah yang sangat diperlukan bagi dunia herbal, farmasi atau obat obatan. Kedua, harga jual jahe merah lebih tinggi dibanding jahe gajah dan jahe emprit. Di pasar tradisional seperti Pasar Beringharjo, Sleman dan Muntilan Magelang, harga jahe merah bisa mencapai 35 ribu per Kg nya.

Bahkan, jahe merah yang kualitas bibit dengan kriteria usia tanam dan pemanenan 1 tahun lebih, harganya jauh lebih mahal. Ketiga, mudah dibudidayakan. budidaya jahe merah tidak membutuhkan perawatan khusus. Cukup diberi pupuk untuk menambah unsur hara dalam tanah dan obat kimia untuk mencegah serangan hama penyakit yang biasa menimpanya.

Keempat, menanam jahe merah tidak harus membutuhkan lahan yang luas. Di lahan yang sempit atau terbatas, tetap bisa melakukan budidaya jahe merah, terutama dengan media polybag. Kelima, bibit jahe merah mudah didapatkan. Apalagi, kini banyak pembudidaya jahe merah yang menjual bibit jahe merah siap tanam dan siap semai.

Keenam, prospek pemasaran jahe merah masih terbuka lebar untuk beberapa tahun ke depan. Beberapa pabrik lokal dan nasional banyak yang membutuhkan jahe merah untuk diolah menjadi bahan makanan, seperti pabrik minuman instan, permen jahe, dan lain sebagainya. jadi, masih ragukah untuk mencoba menanam jahe merah?

budidaya jahe merah

budidaya jahe merah

Syarat Tumbuh Budidaya Tanaman Jahe Merah

Budidaya jahe merah cocok ditanam di tanah yang subur, gembur dan banyar mengandung unsur humus (sisa sisa daun, dll). Tekstur tanah yang baik adalah tanah lempung berpasir, liat berpasir dan tanah laterik. Di samping itu, supaya memperoleh rimpang yang banyak, tanaman jahe merah diperlukan drainase (pengairan) yang baik dan mendapatkan asupan “gizi” berupa pupuk organik dan pemberian dolomit yang tepat.

pupupk jahe merah humus

   humus tanaman cocok untuk menanam jahe merah

Untuk lahan dengan kemiringan >3 dianjurkan untuk dilakukan pembuatan terasering. hal ini untuk menghindari terjadinya pencucian lahan yang menyebabkan tanah menjadi tidak subur atau mungkin hanyut akibat terpaan hujan.

tanaman jahe merah secara geografis, cocok didaerah tropik dan sub tropik seperti Indonesia. Daerah tropik dengan curah hujan yang merata sepanjang tahun dengan kadar 2,500-4,000 mm/tahun. Jahe merah juga cocok dikembangkan di daerah dengan iklim sejuk dengan ketinggian antara 500- 1,000 meter dari permukaan laut.

Namun, tanaman jahe juga cocok dikembangkan dengan curah kurang dari 2,500 mm, di dataran rendah dan lahan gambut. Tentu saja dengan cara khusus seperti penambahan unsur hara, pupuk organik di lahan dan pupuk organik cair (fermentasi urine kelinci), dolomit dan pengairan yang tepat. Suhu udara juga mendukung dengan kisaran 20- 35 derajat celcius.

Secara umum, selama masa pertumbuhan, tanaman jahe merah memerlukan instensitas sinar matahari yang tinggi. Terutama di saat umur 2,5 bulan sampai 7 bulan. Dengan kata lain budidaya jahe merah  perlu ditempatkan di lahan terbuka dengan intensitas cahaya matahari 70-100 % atau agak ternaungi sampai terbuka. Namun, di awal pembibitan atau awal pertumbuhan sebelum berumur dua bulan, sebaiknya di taruh di tempat yang sejuk dan ternaungi matahari secara terus menerus. Tujuannya tentu saja supaya tidak cepat layu atau terbakar akibat sinar matahari langsung.

Anda ingin budidaya jahe merah? kami sedia bibit jahe merah berkualitas super, sudah tua dan berkualitas atau unggul. Kami juga sedia bibit jahe gajah, pupuk organik cair berupa fermentasi urine kelinci untuk “pengocoran” di lahan supaya subur dan rimpangnya berkembang dengan maksimal sehingga ketika panen menghasilkan rimpang yang banyak dan melimpah.

dolomit untuk jahe merah

dolomit cocok untuk menanam jahe merah

 

fermentasi urine kelinci

Perbedaan Jahe Merah, emprit dan Gajah

PERBEDAAN JAHE MERAH, EMPRIT DAN GAJAH

Banyak pertanyaan yang masuk ke kami, apa perbedaan antara jahe merah, jahe emprit dan jahe gajah? jangan khawatir, kali ini budidaya jahe merah jogja akan berbagi info untuk anda yang ingin mencoba budidaya jahe merah.

Secara umum jahe merah terbagi dalam tiga macam; yakni jahe merah, emprit dan jahe gajah. Jahe merah merupakan jahe dengan nama latin Zingiber officinalevar rumbrum yang juga biasa disebut jahe sunthi. Jahe merah memiliki rimpang berwarna hijau kemerah-merahan dengan aroma khas pedas. Jahe merah banyak dimanfaatkan untuk pembuatan minyak jahe dan bahan obat-obatan.

JAHE MERAH

Jahe merah memiliki kandungan minyak asiri lebih besar yakni sekitar 2,58 – 2,72 %. Sementara jika dilihat dari ukuran rimpangnya jahe merah memiliki ukuran rimpang yang agak kecil, ruas rata dan sedikit menggembung. Lalu panjang daun sekitar 24,5 cm- 24,8 cm.

jahe merah, bibit jahe merah

jahe merah

JAHE EMPRIT

Untuk jahe emprit atau yang biasa disebut jahe putih kecil lebih berwarna putih, bentuknya agak pipih, berseratb lembut dan aromanya kurang tajam disbanding jahe merah. Jahe emprit banyak dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan jamu segar maupun kering. Jahe emprit juga digunakan untuk bahan pembuatan minuman, penyedap makanan, rempah-rempah serta cocok untuk ramuan obat-obatan.

jahe emprit, bibit jahe emprit

jahe emprit

JAHE GAJAH

Jahe gajah atau jahe besar/ jahe badak memiliki warna putih kekuningan. Di samping itu, rimpangnya lebih besar dan gemuk dengan ruas rimpang lebih menggembung dari pada jenis lainnya. Jahe gajah biasanya digunakan untuk sayur, masakan, minuman, permen dan rempah-rempah. Jahe gajah cocok dikonsumsi waktu berumur muda maupun tua, baik sebagai jahe segar maupun olahan.

jahe gajah, bibit jahe gajah, jual jahe gajah

jahe gajah, budidaya jahe gajah

Demikian sedikit info Perbedaan jahe merah, jahe emprit dan jahe gajah.

Anda berminat budidaya jahe? kami sedia bibit jahe merah, bibit jahe emprit dan bibit jahe gajah. Hubungi hp/WA 087838393451. Lokasi di Rajek Lor RT 2 Rw 24 Tirtoadi Mlati Sleman DIY.

Cara Budidaya Jahe Merah

Cara Budidaya Jahe Merah

Budidaya jahe merah kian ramai saja. Jahe merah memiliki nama ilmiah Zingiber officinale var rubrum rhizome. Jahe jenis ini memiliki kandungan minyak atsiri tinggi dan rasa paling pedas, sehingga cocok untuk bahan dasar farmasi dan jamu. Ukuran rimpangnya paling kecil dengan kulit warna merah, serat lebih besar dibanding jahe biasa.

Meskipun akar tanaman jahe merah tumbuh dari rimpang , namun seluruh rimpang biasanya disebut sebagai ” jahe merah ” ketika dijual di toko-toko . cara budidaya Jahe merah sebenarnya tidak terlalu sulit, jahe merah tidak tumbuh dari biji seperti tanaman berbiji pada umumnya , tetapi jahe merah dibudidayakan menggunakan stek dari rimpang jahe merah yang sudah ada .

jahe merah segar yang sudah memiliki kualitas dan kualifikasi menjadi bibit adalah jahe merah yang terbaik untuk dijadikan stek , meskipun jahe merah yang dibeli di toko maupun di pasar-pasar tradisional  juga akan tumbuh menjadi tanaman jahe merah baru, namun untuk hasil terbaik gunakan bibit jahe merah yang sudah tua.

jahe merah standar bibit akan menghasilkan kualitas jahe merah yang memuaskan, karena sebagian besar jahe merah yang dijual dipasar adalah jahe merah kualitas konsumsi, sehingga kurang baik saat dijadikan bibit untuk dibudidayakan kembali. Untuk hasil maksimal bibit jahe merah harus ditanam di awal musim semi/ musim hujan seperti di Indonesia, di daerah di mana ia tidak menerima sinar matahari langsung, hal ini bisa disiasati dengan menggunakan paranet diatas tempat budidaya jahe merah .

 

cara pemilihan bibit dan pengolahan masa tanam adalah :

  1. Pilih jahe merah gemuk berumur minimal 1thn dengan beberapa ruas rimpang dan kuncup mata terlihat. Tunas akan muncul sebagai benjolan kecil atau pada permukaan rimpang , mirip dengan mata kentang.
  2. Potong jahe merah ukuran 1 inci 1 buah 1 /2-inch di setiap ruas mata tunas , dengan masing-masing ruas memiliki setidaknya satu mata tunas . Jika tidak ada cukup mata tunas pada bibit jahe merah, Anda dapat memotong ruas yang lebih besar jika diinginkan.
  3. Letakkan jahe merah kering di lokasi sejuk dari sinar matahari langsung selama dua sampai tiga hari setelah pemotongan . periode pengeringan ini mengurangi kemungkinan busuk atau kerusakan lainnya setelah penanaman.
  4. Tanaman stek jahe merah di baki sekitar 1 inci letakkan di ruangan sihu lembab , gunakan media tanah dikeringkan yang telah dicampur dengan pasir dan kompos atau bahan organik lainnya . usahakan Ruangan inkubasi stek terpisah dan diberi jarak antara rimpang, agar dapat memungkinkan ruang yang cukup untuk pengembangan rimpang hasil stek.
  5. Siram sedikit air sampai tanaman jahe merah muncul tunas baru dari tanah dan mengembangkan daun . penyiraman lanjutan diperlukan untuk menjaga tanah lembab tapi menghindari oversaturation .
  6. Setelah penanaman, masa Panen jahe merah ditandai dengan pertumbuhan tanaman melambat dan daun mulai menguning . sehingga siap untuk menggali seluruh akar dan memotong bagian tanaman yang berada di atas tanah . jahe merah yang tidak terpakai dapat dipotong dan ditanam untuk membuat tanaman jahe merah baru.

Demikian sedikit ulasan dari kami semoga bermanfaat. Bagi anda yang berminat budidaya jahe merah dengan mudah, silahkan segera menghubungi kami. Kami menyediakan bibit jahe merah dengan kualitas istimewa. Segera hubungi kami melalui kontak hp/WA 087838393451. semoga anda sukses dalam budidaya jahe merah.

 

budidaya jahe merah

budidaya jahe merah