Memilih Lahan untuk Menanam Jahe Merah

Memilih Lahan untuk Menanam Jahe Merah

 

Anda memiliki lahan kosong tak terpakai dan tidak menghasilkan apa apa. Pertanyaanya, apakah anda ingin mengubah lahan anda yang kosong tak bernilai menjadi lebih bernilai dan produktif secara ekonomis dan ekologis? Salah satu jawaban yang cukup tepat adalah dengan membudidaya jahe merah. Ya, budidaya jahe merah bisa menjadi salah satu pilihan usaha agribisnis yang berprospek cerah.

Lalu, bagaimana yang harus disiapkan untuk memulai budidaya jahe merah? Pilihlah lahan yang subur, lahan yang bukan dari bekas tanaman rimpang yang terkena penyakit bawaan bakteri leguminosae, family solanaceae, masaceae atau tanaman gulma dan inang yang menyebabkan daun layu.

  • Lahan yang pernah digunakan untuk menanam jahe bisa dirotasikan dengan tanaman lain (sistem selang seling tanam) dengan memupuk menggunakan pupuk non pestisida dan kimia.
  • Lahan yang belum pernah digunakan atau masih perawan dapat langsung ditanami bibit jahe merah.
  • Curah hujan yang dibutuhkan antara 1500-300mm/tahun, dengan 7-8 bulan basah, bisa juga disiasati dengan cara pengairan.
  • Struktur tanah gembur dengan kedalaman olah 30cm untuk memudahkan proses tanam bibit jahe merah.

bitit jahe merah budidaya jahe merah

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *