Tanaman Jahe merah media polybag di suatu perkebunan

Tanaman Jahe merah media polybag di suatu perkebunan

Budidaya tanaman jahe merah semakin digemari More »

Bibit jahe merah dalam bentuk rimpang

Bibit jahe merah dalam bentuk rimpang

Bibit jahe merah dalam bentuk rimpang. Kriteria bibit adalah minimal usia tanam satu tahun, siap semai dan siap tanam More »

Fermentasi urine kelinci

Fermentasi urine kelinci

fermentasi urine kelinci cocok untuk pupuk organik cair dalam Budidaya Jahe Merah More »

 

Tag Archives: bibit jahe merah banten

Pentingnya Pemupukan Dalam Budidaya Jahe Merah

jahe merah

Pemupukan dalam budidaya jahe merah untuk memperbanyak rimpang

Budidaya jahe merah dapat memberikan solusi untuk ketersediaan bahan baku industri. Kebutuhan akan ketersediaan rimpang jahe merah semakin tahun menunjukan grafik peningkatan yang signifikan. Penyerapan produk herbal (tidak terkecuali jahe merah) di kalangan masyarakat baru – baru ini memang sedang naik daun, dengan slogan back to nature yang gencar di perkenalkan kembali membuat masyarakat sadar akan pentingnya bahan alami untuk kesehatan jangka panjang.

Pemanfaatan jahe merah sebagai bahan baku industri dapat di jumpai pada produk-produk kemasan berstandar seperti minuman herbal pencegah masuk angin, minyak gosok, dan beberapa minyak aromaterapi. Karena salah satu manfaat yang bisa di ambil dari rimpang jahe merah adalah aroma nya yang memberi efek tenang, sehingga dapat di jadikan aroma terapi. Rasa jahe merah yang menghangatkan badan cocok di minum saat cuaca dingin, mencegah mual dan muntah mencegah masuk angin.

Optimalisasi Rimpang dalam budidaya jahe merah

Budidaya jahe merah akan tumbuh secara optimal apabila perawatannya di perhatikan. Rimpang jahe merah yang besar dan bernas, tentu akan memenuhi kriteria permintaan pasar. Rimpang jahe merah yang besar dapat di peroleh dari bibit yang di tanam pada tanah berhumus tebal, kandungan C-organik nya sangat tinggi setara 11,84%. Tanah dengan kandungan humus tebal dapat memperbesar ukuran rimpang hingga 2 kali.

Tanah humus dapat diperoleh dari pemberian bahan organik yang dapat meningkatkan ketersediaan unsur hara dan efisiensi penyerapannya. Bahan organic yang diberikan akan melepas unsur hara N,P,K dan S. namun kandungannya bisa dikatakan relative kecil, maka pemberian bahan organik harus dalam jumlah besar. Peran bahan organik sebagai kompleks serapan anion (fosfat, silikat, nitrat, dan juga sulfat) sangat penting.

Pemupukan bibit jahe merah untuk memperbanyak rimpang

Bibit jahe merah yang di pupuk dengan benar dapat meningkatkan hasil panen. Penambahan dan komposisi pupuk dapat meningkatkan kuantitas jahe merah yang di hasilkan. Jahe merah termasuk tumbuhan yang banyak menguras unsur hara , penyerapan akan pupuk pun terbilang cukup cepat. Begitu di beri pupuk bibit jahe merah akan tumbuh pesat selama 3 bulan pertama, sehingga pada 2,5 bulan setelah pemberian pupuk dapat di selingi dengan pupuk hijau seperti fermentasi daun kelor, lamtoro atau kacang-kacangan.

pupuk organik tanah

Pupuk hijau di berikan dengan tujuan agar nutrisi makanan yang di serap tanaman jahe merah setelah 3 bulan tidak habis. Apabila kehabisan nutrisi makanan, tanaman jahe merah akan lambat berkembang dengan optimal. Bibit jahe merah dapat di kocor dengan pupuk pada usia 1-4 bulan cukup dilakukan 2x saja. Dibantu dengan penyemprotan untuk penyubur daun dan pengendali hama.

Saat penanaman bibit jahe merah , usahakan rimpang jahe merah yang sudah tumbuh anakan tertimbun dalam tanah, jangan sampai rimpang terlihat mengembul di atas tanah, karena dapat menghambat proses pembesaran umbi rimpang dan memperkecil peluang rimpang tumbuh besar. Timbun dengan tanah sampai tidak terlihat kemudian dapat di beri pupuk mutiara 16-16 dan kcl dan taburi pupuk kandang tipis-tipis di atasnya. Yang terpenting pengaplikasian pupuk tidak boleh berlebihan.

 

 

Menumbuhkan bibit jahe merah di bekas gelas air mineral

Menumbuhkan bibit jahe merah di bekas gelas air mineral

Saat hajatan atau acara besar lain, banyak ditemui air mineral gelas yang disuguhkan berjejer rapi diatas meja prasmanan. Setelah acara selesai, pasti sering kali bekas gelas air mineral sisa acara hanya akan menjadi sampah menumpuk, jika tidak dibuang paling banter juga di ambil para pemulung.

Alangkah baiknya agar bekas gelas air mineral tetap dapat anda manfaatkan,  juga dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah yang lebih besar dari hanya sebatas dijual loakan. Maka anda perlu mencoba budidaya jahe merah.

Mungkin anda akan bertanya apa hubungan antara budidaya jahe merah dan bekas gelas air mineral? Nah, saya akan memberikan jawaban detailnya pada anda. dalam budidaya jahe merah, langkah pertama yang harus anda lakukan adalah menyediakan rimpang bibit jahe merah yang sudah tua.

Rimpang bibit jahe merah yang sudah tua, masih butuh tahap penyemaian atau tahap penumbuhan tunas. Jika anda tidak ada waktu  membuat kotak semai atau kekurangan lahan penyemaian Disinilah peran bekas gelas air mineral dibutuhkan. Anda dapat menyemai rimpang bibit jahe merah dengan memotong-motong ruas mata tunas dan memasukan pada gelas bekas air mineral yang sudah diberi tanah di dalamnya.

Langkah berikutnya, anda tinggal menyirami dengan air, setelah umur 3 minggu anda dapat mengocor bibit dengan pupuk fermentasi urin kelinci selama 2 minggu sekali. Kemudian anda tinggal menunggu tunas akan tumbuh optimal, setelah tunas memiliki panjang +- 15cm, tunas sudah siap dipindahkan ke media tanam seperti lahan, polybag atau karung. Cukup mudah bukan memanfaatkan gelas bekas air mineral untuk budidaya jahe merah?

Bagi anda yang tertarik budidaya jahe merah, kami menyediakan bibit jahe merah kualitas unggul. Untuk anda yang menghendaki pelatihan budidaya jahe merah, kami siap membantu anda. silahkan bisa menghubungi kami di :

  1. HANDPHONE :

XL                   : 0878-3839-3451

SIMPATI        : 0812-2830-5869

3                      : 0899-8869-758

WHATSAPP :

XL                   : 0878-3839-3451

3                      : 0899-8869-758

PIN BB           : 579D8E32

 

bibit jahe merah di aqua