Tanaman Jahe merah media polybag di suatu perkebunan

Tanaman Jahe merah media polybag di suatu perkebunan

Budidaya tanaman jahe merah semakin digemari More »

Bibit jahe merah dalam bentuk rimpang

Bibit jahe merah dalam bentuk rimpang

Bibit jahe merah dalam bentuk rimpang. Kriteria bibit adalah minimal usia tanam satu tahun, siap semai dan siap tanam More »

Fermentasi urine kelinci

Fermentasi urine kelinci

fermentasi urine kelinci cocok untuk pupuk organik cair dalam Budidaya Jahe Merah More »

 

Tag Archives: bibit jahe merah bogor

Berkah Saraba Jahe Merah

Mengusir masuk angin dengan saraba jahe merah khas makasar

Jahe merah di kenal sebagai rimpang yang memiliki cita rasa pedas. Karena rasa pedas yang di hasilkannya, jahe merah sering di manfaatkan sebagai minuman penghangat badan. Pada musim penghujan misalnya, jahe merah diracik sebagai minuman pengusir masuk angina dan perut kembung. Rimpang berkualitas yang di petik dari kebun pelaku budidaya jahe merah selanjutnya bisa di pergunakan untuk membuat minuman penghangat khas dari makasar yang bernama saraba.

Saraba di racik dari banyak rempah, selain rasanya nikmat saraba juga kaya akan khasiat. Jahe merah yang di tambahkan pada saraba memberi sensasi hangat sekaligus mengembalikan stamina tubuh. Saraba juga digunakan untuk menyembuhkan masuk angina dan flu. Kehangatan dari sari jahe merah yang dihasilkan dari bibit jahe merah terawat dengan campuran gula aren dan susu menghasilkan minuman dengan rasa mantab nan bermanfaat.

Pemanfaatan jahe merah dalam pembuatan saraba dinilai karena memiliki rasa yang lebih pedas dari pada jenis jahe lain. Rasa pedas jahe merah dapat menghangatkan perut sehingga mencegah kembung maupun masuk angin. Terlebih lagi apabila di tambah dengan telur ayam kampung, dapat menjadi penambah stamina bagi yang lelah bekerja seharian. Saraba khas makasar ini pun terbilang cukup mudah untuk di buat.

saraba jahe merah

Pertama rebus rembus jahe merah di dalam panci. Kemudian tunggu sampai mendidih. setelah mendidih ampas jahe merah di keluarkan dari panci , lalu rebus kembali air jahe merah tambah dengan gula aren dan susu. Bagi yang suka dapat di tambahkan telur ayam kampung. Kemudian aduk dan rebus kembali sampai matang, saraba pun siap di sajikan. Bagaimana sangat mudah bukan?

Khasiat jahe merah yang begitu komplek dapat menjadi peluang besar untuk para pelaku budidaya jahe merah. Cakupan hasil panen yang luas membuat budidaya jahe merah cukup layak masuk sebagai peluang usaha yang harus di pertimbangkan. Bagaimana tidak? Jahe merah merupakan rimpang ajaib yang apabila di destilasi akan menghasilkan minyak atsiri yang nilai jual nya sangat tinggi. Belum lagi ampas dari jahe merah pun dapat di manfaatkan menjadi bio etanol.

Selain itu tanaman dari bibit jahe merah akan menghasilkan rimpang yang langsung bisa di konsumsi, dapat juga di jadikan jahe merah Rajang dan di keringkan sebagai bahan pembuatan jamu tradisional. Begitu banyak nya manfaat jahe merah digunakan juga sebagai bahan baku sirup, maupun aneka olahan makanan dan minuman berbahan dasar jahe merah. Wajik jahe merah contohnya, ini merupakan makanan yang laris di jual di pasar tradisional bahkan sudah mulai masuk ke resto ternama.

Pentingnya Pemupukan Dalam Budidaya Jahe Merah

jahe merah

Pemupukan dalam budidaya jahe merah untuk memperbanyak rimpang

Budidaya jahe merah dapat memberikan solusi untuk ketersediaan bahan baku industri. Kebutuhan akan ketersediaan rimpang jahe merah semakin tahun menunjukan grafik peningkatan yang signifikan. Penyerapan produk herbal (tidak terkecuali jahe merah) di kalangan masyarakat baru – baru ini memang sedang naik daun, dengan slogan back to nature yang gencar di perkenalkan kembali membuat masyarakat sadar akan pentingnya bahan alami untuk kesehatan jangka panjang.

Pemanfaatan jahe merah sebagai bahan baku industri dapat di jumpai pada produk-produk kemasan berstandar seperti minuman herbal pencegah masuk angin, minyak gosok, dan beberapa minyak aromaterapi. Karena salah satu manfaat yang bisa di ambil dari rimpang jahe merah adalah aroma nya yang memberi efek tenang, sehingga dapat di jadikan aroma terapi. Rasa jahe merah yang menghangatkan badan cocok di minum saat cuaca dingin, mencegah mual dan muntah mencegah masuk angin.

Optimalisasi Rimpang dalam budidaya jahe merah

Budidaya jahe merah akan tumbuh secara optimal apabila perawatannya di perhatikan. Rimpang jahe merah yang besar dan bernas, tentu akan memenuhi kriteria permintaan pasar. Rimpang jahe merah yang besar dapat di peroleh dari bibit yang di tanam pada tanah berhumus tebal, kandungan C-organik nya sangat tinggi setara 11,84%. Tanah dengan kandungan humus tebal dapat memperbesar ukuran rimpang hingga 2 kali.

Tanah humus dapat diperoleh dari pemberian bahan organik yang dapat meningkatkan ketersediaan unsur hara dan efisiensi penyerapannya. Bahan organic yang diberikan akan melepas unsur hara N,P,K dan S. namun kandungannya bisa dikatakan relative kecil, maka pemberian bahan organik harus dalam jumlah besar. Peran bahan organik sebagai kompleks serapan anion (fosfat, silikat, nitrat, dan juga sulfat) sangat penting.

Pemupukan bibit jahe merah untuk memperbanyak rimpang

Bibit jahe merah yang di pupuk dengan benar dapat meningkatkan hasil panen. Penambahan dan komposisi pupuk dapat meningkatkan kuantitas jahe merah yang di hasilkan. Jahe merah termasuk tumbuhan yang banyak menguras unsur hara , penyerapan akan pupuk pun terbilang cukup cepat. Begitu di beri pupuk bibit jahe merah akan tumbuh pesat selama 3 bulan pertama, sehingga pada 2,5 bulan setelah pemberian pupuk dapat di selingi dengan pupuk hijau seperti fermentasi daun kelor, lamtoro atau kacang-kacangan.

pupuk organik tanah

Pupuk hijau di berikan dengan tujuan agar nutrisi makanan yang di serap tanaman jahe merah setelah 3 bulan tidak habis. Apabila kehabisan nutrisi makanan, tanaman jahe merah akan lambat berkembang dengan optimal. Bibit jahe merah dapat di kocor dengan pupuk pada usia 1-4 bulan cukup dilakukan 2x saja. Dibantu dengan penyemprotan untuk penyubur daun dan pengendali hama.

Saat penanaman bibit jahe merah , usahakan rimpang jahe merah yang sudah tumbuh anakan tertimbun dalam tanah, jangan sampai rimpang terlihat mengembul di atas tanah, karena dapat menghambat proses pembesaran umbi rimpang dan memperkecil peluang rimpang tumbuh besar. Timbun dengan tanah sampai tidak terlihat kemudian dapat di beri pupuk mutiara 16-16 dan kcl dan taburi pupuk kandang tipis-tipis di atasnya. Yang terpenting pengaplikasian pupuk tidak boleh berlebihan.

 

 

Analisa Usaha Budidaya Jahe Merah

bitit jahe merah budidaya
budidaya jahe merah

budidaya jahe merah

Analisa Usaha Budidaya Jahe Merah

Banyak sekali pertanyaan yang masuk ke kami perihal bagaimana analisa usaha budidaya jahe merah.  Analisa usaha budidaya jahe merah diperlukan untuk membaca, melihat dan mempelajari bagaimana peluang dan tantangan dalam budidaya jahe merah. Tujuannya agar memperoleh gambaran utuh terkait prospek dan potensi budidaya jahe merah.

Bagaimana analisa usaha budidaya jahe merah untuk lahan satu hektar?

Menumbuhkan bibit jahe merah di bekas gelas air mineral

Menumbuhkan bibit jahe merah di bekas gelas air mineral

Saat hajatan atau acara besar lain, banyak ditemui air mineral gelas yang disuguhkan berjejer rapi diatas meja prasmanan. Setelah acara selesai, pasti sering kali bekas gelas air mineral sisa acara hanya akan menjadi sampah menumpuk, jika tidak dibuang paling banter juga di ambil para pemulung.

Alangkah baiknya agar bekas gelas air mineral tetap dapat anda manfaatkan,  juga dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah yang lebih besar dari hanya sebatas dijual loakan. Maka anda perlu mencoba budidaya jahe merah.

Mungkin anda akan bertanya apa hubungan antara budidaya jahe merah dan bekas gelas air mineral? Nah, saya akan memberikan jawaban detailnya pada anda. dalam budidaya jahe merah, langkah pertama yang harus anda lakukan adalah menyediakan rimpang bibit jahe merah yang sudah tua.

Rimpang bibit jahe merah yang sudah tua, masih butuh tahap penyemaian atau tahap penumbuhan tunas. Jika anda tidak ada waktu  membuat kotak semai atau kekurangan lahan penyemaian Disinilah peran bekas gelas air mineral dibutuhkan. Anda dapat menyemai rimpang bibit jahe merah dengan memotong-motong ruas mata tunas dan memasukan pada gelas bekas air mineral yang sudah diberi tanah di dalamnya.

Langkah berikutnya, anda tinggal menyirami dengan air, setelah umur 3 minggu anda dapat mengocor bibit dengan pupuk fermentasi urin kelinci selama 2 minggu sekali. Kemudian anda tinggal menunggu tunas akan tumbuh optimal, setelah tunas memiliki panjang +- 15cm, tunas sudah siap dipindahkan ke media tanam seperti lahan, polybag atau karung. Cukup mudah bukan memanfaatkan gelas bekas air mineral untuk budidaya jahe merah?

Bagi anda yang tertarik budidaya jahe merah, kami menyediakan bibit jahe merah kualitas unggul. Untuk anda yang menghendaki pelatihan budidaya jahe merah, kami siap membantu anda. silahkan bisa menghubungi kami di :

  1. HANDPHONE :

XL                   : 0878-3839-3451

SIMPATI        : 0812-2830-5869

3                      : 0899-8869-758

WHATSAPP :

XL                   : 0878-3839-3451

3                      : 0899-8869-758

PIN BB           : 579D8E32

 

bibit jahe merah di aqua