budidaya jahe merah

Budidaya Jahe Merah

Jahe merah sudah banyak dikenal dan dikonsumsi masyarakat indonesia. Bagi anda yang tertarik untuk mencoba budidaya jahe merah perlu memperhatikan kondisi iklim yang cocok untuk pembudidayaan. Jahe merah sangat cocok ditanam pada iklim yang mempunyai curah hujan tinggi kisaran antara 2500-4000 mm/tahun. Setelah umur 2,5-7 bulan tanaman jahe merah juga membutuhkan paparan sinar matahari yang cukup, sehigga lebih baik tanaman jahe merah diletakkan pada tempat yang terkena paparan sinar matahari sepanjang hari. Pengaturan suhu pun harus diperhatikan suhu optimum yang dibutuhkan tanaman jahe merah adalah antara 20-35 derajat celcius. Sehingga jahe merah dapat berkembang optimal.

PEMILIHAN MEDIA TANAM

Pemilihan media tanam, jahe merah tumbuh baik di daerah tropis dan subtropis dengan ketinggian 0 sampai 2000 m dpl di indonesia yang mempunyai daaerah tropis tanaman jahe merah biasanya ditanam di ketinggian 200 smpai 600 m dpl. Sebelum memilih media tanam pastikan anda mempunyai bibit yang unggul dan mempunyai kualitas bagus yang diambil dari perkebunan atau dari pembibitan yang sudah ada sehingga nanti dapat dihasilkan tanaman jahe merah dengan varietas tanaman yang tumbuh tinggi dengan hasil terbaik.

Untuk media tanam budidaya jahe merah bisa menggunakan dua media, bisa menggunakan media lahan dan bagi anda yang tidak memiliki lahan cukup luas untuk bertanam jahe merah tidak usah khawatir karena media polybag pun bisa digunakan sebagai solusi permasalahan lahan. Jika anda mempunyai cukup lahan kosong maka bibit jahe merah bisa ditanam pada kondisi tanah yang subur , gembur dan banyak mengandung bahan organik seperti tanah latosol berwarna merah kecoklatan atau andosol. Sementara itu tekstur tanah yang baik bagi pertumbuhan jahe merah adalah tanah-tanah bertekstur lempung, lempung liat berpasir, lempung berdebu serta lempung berliat. Derajat keasaman tanah yang dibutuhkan minimal 4,5 sedangkan untuk idealnya dibutuhkan PH 6,8-7,4 yang juga perlu diperhatikan adalah kmiringan tanah usahakan jahe merah ditanam pada lahan dengan kemiringan kurang dari 3%.

Sedangkan bagi anda yang tidak memiliki lahan atau hanya memiliki lahan sempit, tidak usah risau karena jahe merah juga dapat di tanam melalui media polybag yang tidak memerlukan banyak tempat tentunya. Sebelum memulai bertanam jahe merah siapkan polybag sesuai kebutuhan setara dengan jumlah rimpang yang dimiliki.

BUDIDAYA JAHE MERAH DALAM POLYBAG

Tanaman jahe merah yang ditanam dalam polybag memerlukan perawatan rutin yaitu harus di sirami terus menerus setiap hari pada pagi dan sore hal ini untuk menyiasati agar tanaman jahe merah tidak kekurangan air apabila ditanam sebelum musim penghujan dan juga agar tanah didalam polybag tetap gembur tidak kering sehingga tanaman jahe merah didalam polybag tidak mati. Seain disirami tanaman juga harus diberi pupuk, paling baik pupuk yang digunakan adalah pupuk kandang seperti kotoran sapi atau kambing atau juga bisa menggunakan pupuk jadi yang terbuat dari bahan organik seperti pupuk Super Nasa. Terimakasih atas kunjungannya, semoga anda sukses dalam budidaya 

Cara Pemilihan Bibit Jahe Merah

Untuk memulai menanam jahe merah tentu dibutuhkan bibit jahe merah.

Bibit jahe merah yang mempunyai kualitas baik akan menghasilkan jahe merah yang baik juga saat dipanen. Dengan mengetahui kondisi bibit bertujuan agar tidak ada hambatan dalam proses budidaya.

            Bibit jahe merah yang baik dan berkualitas dapat dilihat dari beberapa hal diantaranya bibit jahe merah sebaiknya diambil dari tanaman jahe yang sudah tua berkisar umur 12 bulan. Bibit jahe merah diambil dari tanaman jahe yang tidak terserang hama penyakit. Sebaiknya bibit jahe merah diambil dari kebun bukan dari pasar untuk konsumsi.  Bibit jahe merah sebaiknya dalam kondisi mulus tidak lecet atau terluka.

Selamat mencoba untuk anda semua, kami menyediakan bibit jahe merah.

Bagi anda yang berminat silahkan dapat menghubungi kami melalui :

Call/sms : 087838393451.

 

Kabar baik untuk anda yang mempunyai lahan kosong, dari pada nganggur tanpa hasil lebih baik ditanami jahe merah dengan modal ringan hasil melimpah.

PEMILIHAN LAHAN TANAM JAHE MERAH

Budidaya jahe merah dapat dilakukan di lahan yang cocok yaitu:

  • Pilih lahan yang bukan dari bekas tanaman rimpang yang terkena penyakit bawaan bakteri leguminosae, family solanaceae, masaceae atau tanaman gulma dan inang yang menyebabkan daun layu.
  • Lahan yang pernah digunakan untuk menanam jahe bisa dirotasikan dengan tanaman lain (sistem selang seling tanam) dengan memupuk menggunakan pupuk non pestisida dan kimia.
  • Lahan yang belum pernah digunakan atau masih perawan dapat langsung ditanami bibit jahe merah.
  • Curah hujan yang dibutuhkan antara 1500-300mm/tahun, dengan 7-8bulan basah, bisa juga disiasati dengan cara pengairan.
  • Struktur tanah gembur dengan kedalaman olah 30cm untuk memudahkan proses tanam bibit jahe merah. Semoga anda sukses dalam budidaya jahe merah.

 

budidaya jahe merah
budidaya jahe merah