Tanaman Jahe merah media polybag di suatu perkebunan

Tanaman Jahe merah media polybag di suatu perkebunan

Budidaya tanaman jahe merah semakin digemari More »

Bibit jahe merah dalam bentuk rimpang

Bibit jahe merah dalam bentuk rimpang

Bibit jahe merah dalam bentuk rimpang. Kriteria bibit adalah minimal usia tanam satu tahun, siap semai dan siap tanam More »

Fermentasi urine kelinci

Fermentasi urine kelinci

fermentasi urine kelinci cocok untuk pupuk organik cair dalam Budidaya Jahe Merah More »

 

Tag Archives: budidaya jahe merah medan

Aneka Model Pilihan Menanam Budidaya Jahe Merah

 

Aneka Model Pilihan Menanam Budidaya Jahe Merah

Dalam proses penanamannya, budidaya jahe merah memiliki banyak metode yang berkembang hingga sekarang. Mulai dari metode penanaman di tanah, karung, keranjang, pot,  polybag planter bag. Aneka macam metode tersebut tentu saja merupakan sebuah pilihan dan sesuai budget yang kita anggarkan.

Pada prinsipnya, menggunakan media tersebut diatas semuanya bagus. Yang terpenting dirawat dengan baik, memperoleh sinar matahari yang cukup, susunan unsur hara dalam tanah yang subur dengan PH tanah minimal 5 sampai 7. Dan memiliki derajat kelembaban yang baik dengan adanya supplai air yang cukup.

Budidaya Jahe merah media tanah

budidaya jahe merah media tanah

Budidaya jahe merah media tanah menjadi pilihan yang paling hemat. Karena anda tidak perlu mengeluarkan biaya karung, polybag dan sejenisnya. Kelebihan lainnya, media tanah membuat perkembangan rimpang lebih leluasa karena tidak dibatasi oleh plastik atau karung. Sehingga biasanya bobot rimpang ketika panen lebih berat dibanding media polybag.

Kekurangan media tanah adalah kandungan minyak atsiri nya kurang pedas, mengingat kadar airnya yang banyak, kurang bisa dikontrol tingkat kesuburan tanah dan mudah terkena erosi dan perkembangan gulma lebih cepat. Tetapi tenang saja, kekurangan tersebut bisa diatasi dengan membuat bedeng, rajin membersihkan gulma.

Budidaya Jahe Merah Media Karung

           

media karung Budidaya jahe merah media karung bisa jadi salah satu pilihan yanga anda praktekkan di pekarangan atau lahan pertanian anda.  Kelebihan media karung tentu saja memiliki kandungan mintyak atsiri yang lebih pedas (karena kadar air terjaga), mudah diatur perawatannya. Kekurangannya tentu saja anda harus mengeluarkan biaya karung yang biasanya Cuma bisa dipakai satu kali. Ini karena biasanya di umur 8-9 bulan dari penanaman, karung mudah rusak sedikit demi sedikit.

Budidaya Jahe Merah Media Polybag

            Budidaya jahe merah media polybag menjadi pilihan favorit bagi para petani atau pekebun. Hal ni karena budidaya jahe merah memiliki media polybag memiliki banyak keunggulan. Selain cara penggunaan yang praktis, mudah didapatkan, juga lebih tahan lama. Disamping itu, kandungan minyak atsirinya lebih tinggi sehingga disukai pabrik dan konsumen modern. Kekurangannya tentu saja biayanya sedikit lebih mahal daripada media tanah dan Karung

.budidaya jahe merah media polybag

Anda ingin mencoba menanam jahe merah? Kami sedia bibit jahe merah dalam bentuk rimpang dan polybag. Untuk pemesanan bisa menghubungi WA kami di 087838393451 atau langsung datang ke Dusun Rajek Lor RT 2 RW 24 Desa Tirtoadi Mlati Sleman (2 KM dari JL Godean KM 7,5). Semoga anda sukses dalam menanam jahe merah.

 

 

Syarat Tumbuh Budidaya Tanaman Jahe Merah

Budidaya jahe merah cocok ditanam di tanah yang subur, gembur dan banyar mengandung unsur humus (sisa sisa daun, dll). Tekstur tanah yang baik adalah tanah lempung berpasir, liat berpasir dan tanah laterik. Di samping itu, supaya memperoleh rimpang yang banyak, tanaman jahe merah diperlukan drainase (pengairan) yang baik dan mendapatkan asupan “gizi” berupa pupuk organik dan pemberian dolomit yang tepat.

pupupk jahe merah humus

   humus tanaman cocok untuk menanam jahe merah

Untuk lahan dengan kemiringan >3 dianjurkan untuk dilakukan pembuatan terasering. hal ini untuk menghindari terjadinya pencucian lahan yang menyebabkan tanah menjadi tidak subur atau mungkin hanyut akibat terpaan hujan.

tanaman jahe merah secara geografis, cocok didaerah tropik dan sub tropik seperti Indonesia. Daerah tropik dengan curah hujan yang merata sepanjang tahun dengan kadar 2,500-4,000 mm/tahun. Jahe merah juga cocok dikembangkan di daerah dengan iklim sejuk dengan ketinggian antara 500- 1,000 meter dari permukaan laut.

Namun, tanaman jahe juga cocok dikembangkan dengan curah kurang dari 2,500 mm, di dataran rendah dan lahan gambut. Tentu saja dengan cara khusus seperti penambahan unsur hara, pupuk organik di lahan dan pupuk organik cair (fermentasi urine kelinci), dolomit dan pengairan yang tepat. Suhu udara juga mendukung dengan kisaran 20- 35 derajat celcius.

Secara umum, selama masa pertumbuhan, tanaman jahe merah memerlukan instensitas sinar matahari yang tinggi. Terutama di saat umur 2,5 bulan sampai 7 bulan. Dengan kata lain budidaya jahe merah  perlu ditempatkan di lahan terbuka dengan intensitas cahaya matahari 70-100 % atau agak ternaungi sampai terbuka. Namun, di awal pembibitan atau awal pertumbuhan sebelum berumur dua bulan, sebaiknya di taruh di tempat yang sejuk dan ternaungi matahari secara terus menerus. Tujuannya tentu saja supaya tidak cepat layu atau terbakar akibat sinar matahari langsung.

Anda ingin budidaya jahe merah? kami sedia bibit jahe merah berkualitas super, sudah tua dan berkualitas atau unggul. Kami juga sedia bibit jahe gajah, pupuk organik cair berupa fermentasi urine kelinci untuk “pengocoran” di lahan supaya subur dan rimpangnya berkembang dengan maksimal sehingga ketika panen menghasilkan rimpang yang banyak dan melimpah.

dolomit untuk jahe merah

dolomit cocok untuk menanam jahe merah

 

fermentasi urine kelinci