Tanaman Jahe merah media polybag di suatu perkebunan

Tanaman Jahe merah media polybag di suatu perkebunan

Budidaya tanaman jahe merah semakin digemari More »

Bibit jahe merah dalam bentuk rimpang

Bibit jahe merah dalam bentuk rimpang

Bibit jahe merah dalam bentuk rimpang. Kriteria bibit adalah minimal usia tanam satu tahun, siap semai dan siap tanam More »

Fermentasi urine kelinci

Fermentasi urine kelinci

fermentasi urine kelinci cocok untuk pupuk organik cair dalam Budidaya Jahe Merah More »

 

Tag Archives: cara budidaya jahe merah

Tips sukses budidaya jahe merah

jahe merah

Untuk sukses dalam  budidaya jahe merah tentu saja tidak datang begitu saja. Diperlukan berbagai prasyarat dan tahapan yang harus dijalani dengan sepenuh hati. Bila dalam menanam jahe merah dilakukan secara asal asalan tentu saja biasanya tidak sesuai yang diharapkan. Apa sajakah tips sukses dalam budidaya jahe merah? Berikut ulasannya.

Analisa Usaha Budidaya Jahe Merah

bitit jahe merah budidaya
budidaya jahe merah

budidaya jahe merah

Analisa Usaha Budidaya Jahe Merah

Banyak sekali pertanyaan yang masuk ke kami perihal bagaimana analisa usaha budidaya jahe merah.  Analisa usaha budidaya jahe merah diperlukan untuk membaca, melihat dan mempelajari bagaimana peluang dan tantangan dalam budidaya jahe merah. Tujuannya agar memperoleh gambaran utuh terkait prospek dan potensi budidaya jahe merah.

Bagaimana analisa usaha budidaya jahe merah untuk lahan satu hektar?

Cara Pemeliharaan Bibit Jahe Merah

bitit jahe merah budidaya

Setelah kita melakukan penyemaian rimpang jahe merah, langkah yang harus dilakukan adalah pemeliharaan bibit jahe merah. Cara pemeliharaan bibit jahe merah pun sebenarnya cukup mudah dan praktis. Lahan yang digunakan untuk penyemaian harus dalam kondisi basah atau lembab. Itulah sebabnya, diperlukan penyiraman sehari dua kali di pagi hari dan sore hari.

Nah, untuk menghindari serangan jamur, kita bisa melakukan penyemprotan anti jamur. Penyemprotan ini bisa dilakukan menggunakan fungisida. Lakukan penyemprotan ini setiap 1 minggu sekali.

SELEKSI BIBIT JAHE MERAH

 bibit jahe merah

Setelah penyemaian selama 2-4 minggu, bibit akan mulai bertunas. Bahkan beberapa bibit sudah memiliki daun muda. Walau penyemaian dilakukan secara bersamaan, tidak semua rimpang tumbuh tunas bersama sama. Hal ini dipengaruhi oleh usia bibit yang disemai berbeda beda. Itulah sebabnya seleksi bibit mesti dilakukan.

Pisahkan bibit berdasarkan tunas, mulai dengan memilih tunas yang besar atau kecil, lalu berdasarkan kondisi tunas, busuk atau masih segar. Lalu pisahkan juga tunas yang sudah berakar dan belum. Hal ini untuk memperoleh kualitas tanaman yang baik dan mempersempit kemungkinan tersebarnya bakteri atau jamur bawaan.

MEMBANTU BIBIT BERADAPTASI

Setelah dilakukan seleksi bibit, letakkan bibit seleksi tersebut ke rak atau bilik khusus. Rak tersebut harus didesain agar bibit bisa terkena cahaya matahari 50 %. Hal ini dilakukan untuk membantu bibit bibit tersebut beradaptasi ketika dipindah ke media pembesaran nanti. Jangan lupa untuk selalu menyirami tanaman tersebut. Usahakan untuk menyiram bibit dengan campuran fungisida dan air sesekali. Ini supaya bibit bisa terbebas dari jamur atau hama. Pada masa adaptasi ini, terus awasi perkembangan bibit. Jika ada yang rusak atau tiba tiba membusuk, pisahkan dari kelompoknya.

PENYIAPAN LAHAN PEMBESARAN

Lahan yang akan digunakan untuk pembesaran tanaman jahe merah juga perlu disiapkan dengan baik. Hal ini dilakukan supaya tanaman bisa menghasilkan rimpang maksimal. Persiapan lahan yang akan digunakan sebenarnya ada dua jenis, yakni ditanam menggunakan media polybag dan lahan persawahan (bedengan atau guludan).

Jika ditanam media luas seperti sawah atau kebun, perlu dipastikan bahwa tanahnya memang gembur dan subur. Hal ini dilakukan supaya akar tanaman jahe merah bisa tumbuh dengan baik, maka pasokan unsur hara terpenuhi dan tanaman jahe merah pun akan tumbuh dengan baik.

Anda berminat budidaya jahe merah? Kami sedia bibit jahe merah ready stok siap kirim kirim ke seluruh nusantara. Hubungi SMS /WA 087838393451. Salam sukses untuk pembudidaya jahe merah di seluruh Indonesia.

MANFAATKAN LAHAN KOSONG DENGAN BERTANAM JAHE MERAH

budidaya jahe merah

Musim hujan kembali tiba. Adalah saat tepat untuk menanam apa saja yang bermanfaat bagi kita. Salah satunya adalah tanaman Jahe merah yang memang sedang trend saat ini. Jahe merah jahe gajah adalah salah satu tanaman obat herbal yang memiliki banyak manfaat khasiat untuk kesehatan. Jahe merah adalah satu tanaman yang bernilai ekonomis mengingat harganya yang relatif tinggi dan stabil. Permintaan pasar terhadap jahe merah masih cukup tinggi, baik dari dalam negeri dan mancanegara.

budidaya jahe merah

Tanaman jahe merah

Jahe merah perlahan tapi pasti mulai banyak dibudidayakan masyarakat. Bukan saja untuk kepentingan ekonomis semata, tetapi juga untuk tanaman TOGA (tanaman obat keluarga) yang bisa saja dimanfaatkan untuk konsumsi, obat obatan dan kesehatan.  Jaher merah dan gajah jelas memiliki prospek cerah mengingat daya serap pasar yang masih besar.

 

Manfaatkan lahan kosong dengan bertanam jahe merah

Itulah sebabnya, menanam jahe merah tidak ada ruginya. Apalagi untuk anda yang memiliki lahan kosong atau nganggur. Daripada lahan tidak produktif alias tidak menghasilkan apa apa, kecuali rimbunan rumput, menanam jahe merah tentu bisa menjadi pilihan. Dengan menanam di lahan  kosong anda sudah melakukan satu langkah gerakan penanaman hijau untuk penyelamatan lingkungan dari pemanasan global sekaligus penghijauan yang bernilai ekonomis.

Menanam di Polybag

Namun, tentu diantara kita tidak semua memiliki lahan luas. Untuk anda yang memiliki lahan terbatas, menanam jahe merah di polybag bisa menjadi solusinya. Menanam jahe merah di polybag cukup mudah. Tinggal menyiapkan bibit jahe merah, bibit jahe gajah plastik polybag dan pupuk. Anda sudah bisa bertani atau bertanam jahe merah. Mudah bukan?

Menanam di Karung

media karung

Menanam di karung bisa menjadi salah satu pilihan disamping media polybag. Apalagi bila anda memang memiliki banyak karung nganggur yang bisa anda manfaatkan. Pada prinsipnya, media karung tidak jauh berbeda dengan media polybag; baik dari segi bibit, tanah, pupuk dan perawatan.

Namun, tentu saja setiap apapun ada ilmunya. Begitu pula dalam hal menanam jahe merah. Anda juga perlu belajar ke ahlinya. Itulah sebabnya, untuk anda yang berminat menanam jahe merah, kami siap membantu anda dengan menyediakan bibit jahe merah sekaligus bimbingan pelatihan. Terkait pelatihan budidaya jahe merah, kami siap bekerjasama dengan perusahaan swasta dan nasional dalam program CSR (corporate social responsibility)- nya. Pelatihan jahe merah bisa menjadi salah satu program pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan taraf ekonominya.

Anda berminat? Silahkan menghubungi kami di hp/WA 087838393451. Kami menyediakan bibit jahe merah kualitas super, sudah satu tahan, dan siap semai dan siap tanam. Kami siap kirim kirim ke seluruh indonesia. Salam agro, salam kejayaan untuk petani pembudidaya jahe merah.

Efesien manakah membeli bibit antara rimpang dan tunas dalam bentuk polybag?

Efesien manakah membeli bibit antara rimpang dan tunas dalam bentuk polybag?

Bila anda ingin membudidayakan jahe merah, tentu saja kebutuhan pertama adalah bibit jahe merah. Nah, bibit jahe merah setidaknya ada dua jenis ditinjau dari prosesnya. Satu jahe merah dalam bentuk rimpang. Kedua jahe merah dalam bentuk tunas yang umumnya dalam polybag. Pertanyaanya, manakah diantara keduanya yang lebih efisien atau lebih murah biayanya?

Perbedaan Jahe merah bibit rimpang dan Jahe merah tunas dalam polybag

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, sepatutnya kita uraikan dulu deskripsi atau penjelasan dari jahe merah bibit rimpang dan jahe merah tunas. Jahe merah bibit adalah jahe merah yang sudah memenuhi kriteria bibit jahe merah, yakni usia tanam satu tahun ke atas dengan kriteria bebas jamur dan busuk. Sementara jahe merah dalam polybag atau sudah bertunas adalah jahe merah yang sudah ditanam dalam polybag dengan proses penanaman minimal dua minggu. Jahe merah dalam bentuk polybag berbiaya mahal bila dikirim jarak jauh, dibanding jahe rimpang.

Dengan penjelasan tersebut diatas, kiranya sudah bisa menjawab pertanyaan tersebut diatas. Jadi, jelas bahwa membeli jahe merah dalam bentuk tunas di polybag lebih mahal dan kurang efisien dibanding membeli bibit jahe merah dalam bentuk rimpang. Jahe merah dalam bentuk tunas jelas merepotkan dan biayanya mahal, bila membawanya bersama polybag untuk dkirim di luar pulau.

Namun, membeli bibit jahe merah dalam bentuk rimpang tidak serampangan. Anda harus membeli bibit di penjual bibit yang sudah berpengalaman. Setidaknya bibit rimpang yang bagus untuk ditanam minimal usia pemanenan satu tahun ke atas dan telah diseleksi dari jamur dan busuk rimpang.

Efektif manakah, jahe merah dalam bentuk rimpang dan tunas di polybag?

Biasanya, bibit jahe merah rimpang dijual per kilo. Sedangkan bibit jahe merah tunas dijual per polybag. Jika bibit jahe merah rimpang dijual per kg 35 ribu, sementara bibit jahe merah tunas dijual per polybag( satu tunas) 2,500. Sedangkan bibit jahe merah rimpang 1 kg bila disemai rata rata menghasilkan antara 60 sampai 80 tunas. Katakanlah paling sedikit 50 tunas x @ 2500 : 125,000. Bandingkan, lebih murah bibit jahe merah rimpang bukan? Karena anda sudah hemat 90 ribu (125000-35,000).

Hanya saja banyak yang ragu untuk membeli bibit jahe merah rimpang. Alasanya macam macam; takut bila tidak bertunas, takut jelek dan lain sebagainya. Namun, permasalahan tersebut bisa diatasi bila anda membeli ke penjual bibit jahe merah terpercaya. Penjual bibit jahe merah terpercaya memiliki ciri ciri mencantumkan alamat dan hp dan siap dikunjungi atau disurvei lokasinya Serta sudah berpengalaman dan berkecimpung di dunia pembibitan jahe merah bertahun tahun. Bila anda bingung dalam proses penyemaian, penjual bibit jahe merah yang baik tentu siap membantu anda demi kesuksesan anda. Jadi, masih ragukah anda membeli bibit jahe merah dalam bentuk rimpang?

Namun, supaya adil, bukan berarti membeli bibit dalam bentuk tunas di polybag salah. Itu adalah hak pilihan anda. Bibit jahe merah dalam bentuk polybag cocok untuk dikirim area dekat. Namun, bila area jauh tentu menjadi tidak efisien karena memakan ongkos kirim yang besar. Jadi, bijaklah anda dalam membeli. Pepatah jawa bilang, “ono rego ono rupo” ada harga ada barang. Sekarang, Terserah anda pilih yang mana. Hanya saja saya berharap semoga anda sukses dalam budidaya jahe merah.

 

bibit jahe merah

bibit jahe merah dalam bentuk rimpang cocok untuk area dekat dan jauh.                                             

 

jahe merah

bibit jahe merah dalam bentuk polybag cocok

untuk area dekat.