Bibit Jahe Merah

bibit jahe merah

Jahe Merah Yang Lagi Hits

Jahe merah kini lagi hits. Harganya melambung tinggi hingga mencapai 100ribu per Kg nya. Begitu pula, permintaan pasar terhadap bibit jahe merah dalam satu bulan terakhir ini meningkat tajam seiring merebaknya pandemi corona global. Adalah pernyataan guru besar Universitas Airlanga, Dr Nidhom yang menyebutkan bahwa empon empon, termasuk jahe merah bisa membantu mengatasi corona.

Permintaan Naik Tajam

Dengan kondisi tersebut memicu harga jahe merah baik buat bibit ataupun konsumsi melonjak tajam. Dari semula di bawah 50 ribuan per Kg nya berubah menjadi 80 ribu lebih. Ini tentu saja sesuai mekanisme pasar, dimana permintaan naik, produksi terbatas, maka harga otomatis naik.

Dianggap Mampu Meningkatkan Imun

Jahe merah dianggap mampu meningkatkan imun pasien karena jahe merah memiliki kandungan lactasil, gingerol yang memperkuat imun tubuh bila dikonsumsi secara teratur. Jahe merah membuat badan lebih segar, hangat dan stamina kuat. Maka wajar bila jahe merah dianggap rempah rempah unggulan bernilai tinggi.

Minat Budidaya jahe merah Naik

Minat petani untuk mengembangkan bibit tanaman jahe merah naik mengingat harga jual yang begitu tinggi. Vista agromedia usaha yang bergerak di dunia bibit jahe merah merasakan betul adanya lonjakan permintaan tersebut. Berbagai daerah di Indonesia seperti Bogor, Cianjur, Tasikmalaya, Tangerang, Malang, Lampung, Medan, Solo, Semarang, Makassar, NTB, Bali memesan bibit jahe merah dalam bentuk rimpang.

Media Tanam Bibit Jahe Merah

Sebelum menanam bibit jahe merah, tentu saja yang harus dipersiapkan selain bibit jahe merah, tentu saja media tanam jahe merah. Media tanam jahe merah umumnya ada yang menggunakan media polybag, karung, keranjang, dan langsung di tanah. Anda bisa memilih sesuai kebutuhan tentunya. Di lahan terbatas, seperti perkotaan, media polybag dinilai lebih efektif efisien.

Memilih Bibit Jahe Merah

Sebelum menanam jahe merah, hal yang krusial tentu saja menyiapkan bibit jahe merah. Bibit jahe merah yang baik memiliki beberapa kriteria berikut ini. Pertama, bebas dari busuk rimpang. Jahe merah yang baik kondisi fisiknya segar, tidak keputihan karena terserang jamur dan sehat tanpa cacat.

Kedua, usia tanam satu tahun lebih. Jahe merah yang dibuat untuk bibit harus tua alias usia tanam satu tahun minimal. Ini agar bibit jahe merah berkembang dengan baik, tumbuh trubus, dan memiliki produktivitas rimpang tinggi. Ketiga, sudah parkir. Bibit jahe merah yang sudah parkir artinya sudah disortasi, diseleksi dan dikondisikan selama beberapa waktu di gudang.

Vista Agro, Spesialis Jual Bibit Jahe Merah

Bila anda kesulitan mendapatkan bibit jahe merah, tidak usah khawatir. Vista agromedia menyediakan bibit jahe merah rimpang  siap tanam dengan harga sesuai jumlah order. Semakin banyak jumlah pembelian, tentu saja harga bibit jahe merahnya semakin murah. Keterangan lebih lengkap bisa menghubungi kami di WA 087838393451. Salam agro. Salam bibit jahe merah.

Pemupukan dalam budidaya jahe merah

Budidaya jahe merah dapat memberikan solusi untuk ketersediaan bahan baku industri. Kebutuhan akan ketersediaan rimpang jahe merah semakin tahun menunjukan grafik peningkatan yang signifikan. Penyerapan produk herbal (tidak terkecuali jahe merah) di kalangan masyarakat baru – baru ini memang sedang naik daun, dengan slogan back to nature yang gencar di perkenalkan kembali membuat masyarakat sadar akan pentingnya bahan alami untuk kesehatan jangka panjang.

Pemanfaatan jahe merah sebagai bahan baku industri dapat di jumpai pada produk-produk kemasan berstandar seperti minuman herbal pencegah masuk angin, minyak gosok, dan beberapa minyak aromaterapi. Karena salah satu manfaat yang bisa di ambil dari rimpang jahe merah adalah aroma nya yang memberi efek tenang, sehingga dapat di jadikan aroma terapi. Rasa jahe merah yang menghangatkan badan cocok di minum saat cuaca dingin, mencegah mual dan muntah mencegah masuk angin.

bibit jahe merah
jual bibit jahe merah

Pupuk rimpang dalam budidaya jahe merah

Budidaya jahe merah akan tumbuh secara optimal apabila perawatannya di perhatikan. Rimpang jahe merah yang besar dan bernas, tentu akan memenuhi kriteria permintaan pasar. Rimpang jahe merah yang besar dapat di peroleh dari bibit jahe merah yang di tanam pada tanah berhumus tebal, kandungan C-organik nya sangat tinggi setara 11,84%. Tanah dengan kandungan humus tebal dapat memperbesar ukuran rimpang hingga 2 kali.

Tanah humus dapat diperoleh dari pemberian bahan organik yang dapat meningkatkan ketersediaan unsur hara dan efisiensi penyerapannya. Bahan organic yang diberikan akan melepas unsur hara N,P,K dan S. namun kandungannya bisa dikatakan relative kecil, maka pemberian bahan organik harus dalam jumlah besar. Peran bahan organik sebagai kompleks serapan anion (fosfat, silikat, nitrat, dan juga sulfat) sangat penting.

Pemupukan bibit jahe merah untuk memperbanyak rimpang

Bibit jahe merah yang di pupuk dengan benar dapat meningkatkan hasil panen. Penambahan dan komposisi pupuk dapat meningkatkan kuantitas jahe merah yang di hasilkan. Jahe merah termasuk tumbuhan yang banyak menguras unsur hara , penyerapan akan pupuk pun terbilang cukup cepat. Begitu di beri pupuk bibit jahe merah akan tumbuh pesat selama 3 bulan pertama, sehingga pada 2,5 bulan setelah pemberian pupuk dapat di selingi dengan pupuk hijau seperti fermentasi daun kelor, lamtoro atau kacang-kacangan.

Pupuk hijau di berikan dengan tujuan agar nutrisi makanan yang di serap tanaman jahe merah setelah 3 bulan tidak habis. Apabila kehabisan nutrisi makanan, tanaman jahe merah akan lambat berkembang dengan optimal. Bibit jahe merah dapat di kocor dengan pupuk pada usia 1-4 bulan cukup dilakukan 2x saja. Dibantu dengan penyemprotan untuk penyubur daun dan pengendali hama.

Saat penanaman bibit jahe merah , usahakan rimpang jahe merah yang sudah tumbuh anakan tertimbun dalam tanah, jangan sampai rimpang terlihat mengembul di atas tanah, karena dapat menghambat proses pembesaran umbi rimpang dan memperkecil peluang rimpang tumbuh besar. Timbun dengan tanah sampai tidak terlihat kemudian dapat di beri pupuk mutiara 16-16 dan kcl dan taburi pupuk kandang tipis-tipis di atasnya. Yang terpenting pengaplikasian pupuk tidak boleh berlebihan.

Penyemaian Bibit Jahe Merah

Bibit Jahe Merah, – Supaya pertumbuhan tanaman seragam dan efektif, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan sebelum menanam jahe merah, yakni terkait penyemaian benih yang benar. Penyemaian benih cukup menentukan kelangsungan tanaman jahe merah agar bibit yang dihasilkan benar benar berkualitas, super dan memuaskan hasil panennya.

Kecambahkan Bibit Jahe Merah

Sebelum ditanam, sebaiknya bibit dikecambahkan terlebih dahulu. Dalam hal ini ada dua cara yang bisa dikemukakan disini. Pertama, Penyemaian pada Peti Kayu atau wadah tertentu. Dimana rimpang jahe yang yang baru dipanen dijemur sementara (tidak sampai kering), kemudian disimpan sekitare 1 sampai 1,5 bulan. Patahkan rimpang tersebut dengan tangan dimana setiap potongan memiliki 3-5 mata tunas dan dijemur ulang setengah hari – 1 hari.

Selainjutnya, potongan bakal bibit tersebut dikemas ke dalam karung beranyaman jarang, lalu dicelupkan dalam larutan fungisida dan zat pengatur tumbuh sekitar 1 menit, kemudian dikeringkan. Lalu, dimasukkan ke dalam peti kayu. Lakukan cara penyemaian dengan peti kayu sebagai berikut; pada bagian dasar peti kayu diletakkan bakal bibit selapis, kemudian diatasnya diberi abu gosok atau sekam padi, demikian seterusnya sehingga yang paling atas adalah abu gosok atau sekam padi. Setelah 2-4 minggu, bibit jahe merah tersebut sudah bisa disemai.

bibit jahe merah

ng,

Buat Bedeng Untuk Penyemaian Bibit Jahe Merah

Kedua, penyemaian dengan teknik bedengan. Cara ini dengan membuat rumah penyemaian sederhana ukuran 10 x 8 m untuk menanam bibit jahe merah 1 ton (untuk 1 ha). Didalam rumah tersebut dibuat bedengan dari tumpukan jerami setebal 10 cm. Rimpang bibit jahe merah disusun pada bedengan jerami lalu ditutupi jerami dan diatasnya diberi rimpang lalu diberi jerami pula. Dan seterusnya. Sehingga didapatkan empat susunan lapis rimpang dengan bagian atas berupa jerami.

Perawatan bibit jahe merah pada bedengan dapat dilakukan dengan penyiraman setiap hari dan sesekali disemprot dengan fungisida. Setelah 2 minggu, biasanya rimpang sudah bertunas. Pilih bibit yang berkualitas baik dengan ciri ciri rimpang sehat, tumbuh lebat dan memiliki mata tunas yang baik.

Penyemaian BIBIT jahe merah dengan Kotak Kayu

Selain membuat bedengan di tanah, anda juga bisa menyemai bibit jahe merah dengan menggunakan kotak kayu. Tentu saja sebelumnya bikin kotak kayu, lalu taruh tanah yang subur yang gembur dicampur dengan sedikit kompos, sekam bakar atau kotoran kambing. Lalu bibit jahe merah yang sudah disiapkan dipotong potong sekitar 5 cm. lalu sirami sehari minimal satu kali sampai tiga minggu. bibit jahe merah akan segera bertunas dan siap untuk dipindahkan di media baru baik media tanah, polybag, karung ataupun keranjang. semoga bermanfaat.

bibit jahe merah

Link Youtube Kami ; Jendela Tani

You Might Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *