Tanaman Jahe merah media polybag di suatu perkebunan

Tanaman Jahe merah media polybag di suatu perkebunan

Budidaya tanaman jahe merah semakin digemari More »

Bibit jahe merah dalam bentuk rimpang

Bibit jahe merah dalam bentuk rimpang

Bibit jahe merah dalam bentuk rimpang. Kriteria bibit adalah minimal usia tanam satu tahun, siap semai dan siap tanam More »

Fermentasi urine kelinci

Fermentasi urine kelinci

fermentasi urine kelinci cocok untuk pupuk organik cair dalam Budidaya Jahe Merah More »

 

Gula Kristal Jahe Merah

gula kristal jahe merah

Gula Kristal jahe merah cara meningkatkan nilai tambah panen jahe merah

Jahe merah termasuk tanaman herbal berkhasiat yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Penanamannya yang membutuhkan waktu berbulan-bulan hingga satu tahunan akan sebanding dengan harga jual jahe merah yang lebih tinggi di banding dengan jenis jahe lainnya. budidaya jahe merah umumnya di panen tergantung keperluan, apabila untuk konsumsi segar seperti di peruntukan untuk pembuatan sirup jahe merah, makanan ringan, maupun gula Kristal jahe merah maka rimpang dapat di panen pada usia 8-10 bulan.

Meningkatkan Nilai Tambah

Apabila rimpang di peruntukan kembali menjadi bibit jahe merah, maka pemanenan dapat dilakukan pada usia 11-12 bulan. Dari pada menjual hasil panen jahe merah dalam bentuk rimpang segar, tidak ada salahnya meningkatkan hasil panen jahe merah dengan mengolahnya kembali bersama gula menjadi kristal, maka di hasilkanlah gula Kristal jahe merah. Keuntungan yang di peroleh dengan mengolah rimpang jahe merah menjadi gula Kristal jahe merah adalah produk yang di hasilkan tahan lama dan praktis.

Budidaya jahe merah mampu megantarkan petani jahe merah menuju sejahtera asal mau kreatif dalam pengolahan hasil panen. Jahe merah yang sudah di olah menjadi gula Kristal jahe merah lebih efisien saat di titipkan ke toko oleh-oleh. Selain itu pengemasan gula Kristal jahe merah juga lebih mudah dapat di bawa kemanapun. Sehingga dapat di distribusikan ke luar kota dan keluar daerah, dari segi cakupan pasar pun gula Kristal jahe merah lebih dapat menjangkau pasar yang luas.

gula kristal jahe merah

Jahe merah sudah dikenal memiliki khasiat bagi kesehatan. Selain menghangatkan badan, jahe merah juga dipercaya dapat meningkatkan stamina dan mengobati reumatik. Saat masa panen tiba, secara otomatis stok rimpang akan melimpah. Pembuatan gula Kristal jahe merah bisa dijadikan solusi. Dengan komposisi 60% jahe merah dan 40% gula merah, pembuatan gula Kristal jahe merah dapat di mulai.

Selain proses produksi, pengemasan produk gula Kristal jahe merah perlu di perhatikan. Karena kemasan yang menarik akan menarik konsumen untuk membelinya.  Gula Kristal jahe merah dapat di kemas menggunakan toples maupun paper bag. Jangan lupa selipkan nama brand pada kemasan sebagai ciri khas dan identitas produk. Setelah tahap pekagin selesai tahap selanjutnya adalah pemasaran produk.

Gula Kristal jahe merah yang telah di kemas menarik dapat di pasarkan melalui dunia maya. Dapat memanfaatkan sosial media (facebook,twitter, instagram) dapat pula menggunakan market place seperti buka lapak, tokopedia, shoopie dan lain-lain. Setelah pemasaran berjalan, dapat di memperlebar market dengan membuka keagenan di seluruh kota. Karena gula Kristal jahe merah merupakan olahan kering, maka sangat mudah mengirimkannya, dapat memakai ekspedisi dan cargo. Sangat mudah kan?

Silahkan mencoba, semoga sukses selalu. Bagi anda yang ingin mencoba budidaya jahe merah dalam skala besar maupun kecil, kami menyediakan bibit jahe merah dengan harga menarik. Segera hubungi kami untuk info lebih lanjut.

Cara Mudah Menyemai Bibit Jahe Merah

Bibit Jahe Merah, – Supaya pertumbuhan tanaman seragam dan efektif, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan sebelum menanam jahe merah, yakni terkait penyemaian benih yang benar. Penyemaian benih cukup menentukan kelangsungan tanaman jahe merah agar bibit yang dihasilkan benar benar berkualitas, super dan memuaskan hasil panennya.

Kecambahkan Bibit Jahe Merah

Sebelum ditanam, sebaiknya bibit dikecambahkan terlebih dahulu. Dalam hal ini ada dua cara yang bisa dikemukakan disini. Pertama, Penyemaian pada Peti Kayu atau wadah tertentu. Dimana rimpang jahe yang yang baru dipanen dijemur sementara (tidak sampai kering), kemudian disimpan sekitare 1 sampai 1,5 bulan. Patahkan rimpang tersebut dengan tangan dimana setiap potongan memiliki 3-5 mata tunas dan dijemur ulang setengah hari – 1 hari.

Selainjutnya, potongan bakal bibit tersebut dikemas ke dalam karung beranyaman jarang, lalu dicelupkan dalam larutan fungisida dan zat pengatur tumbuh sekitar 1 menit, kemudian dikeringkan. Lalu, dimasukkan ke dalam peti kayu. Lakukan cara penyemaian dengan peti kayu sebagai berikut; pada bagian dasar peti kayu diletakkan bakal bibit selapis, kemudian diatasnya diberi abu gosok atau sekam padi, demikian seterusnya sehingga yang paling atas adalah abu gosok atau sekam padi. Setelah 2-4 minggu, bibit jahe merah tersebut sudah bisa disemai.

bibit jahe merahng,

Buat Bedeng Untuk Penyemaian Bibit Jahe Merah

Kedua, penyemaian dengan teknik bedengan. Cara ini dengan membuat rumah penyemaian sederhana ukuran 10 x 8 m untuk menanam bibit jahe merah 1 ton (untuk 1 ha). Didalam rumah tersebut dibuat bedengan dari tumpukan jerami setebal 10 cm. Rimpang bibit jahe merah disusun pada bedengan jerami lalu ditutupi jerami dan diatasnya diberi rimpang lalu diberi jerami pula. Dan seterusnya. Sehingga didapatkan empat susunan lapis rimpang dengan bagian atas berupa jerami.

Perawatan bibit jahe merah pada bedengan dapat dilakukan dengan penyiraman setiap hari dan sesekali disemprot dengan fungisida. Setelah 2 minggu, biasanya rimpang sudah bertunas. Pilih bibit yang berkualitas baik dengan ciri ciri rimpang sehat, tumbuh lebat dan memiliki mata tunas yang baik.

Berkah Saraba Jahe Merah

Mengusir masuk angin dengan saraba jahe merah khas makasar

Jahe merah di kenal sebagai rimpang yang memiliki cita rasa pedas. Karena rasa pedas yang di hasilkannya, jahe merah sering di manfaatkan sebagai minuman penghangat badan. Pada musim penghujan misalnya, jahe merah diracik sebagai minuman pengusir masuk angina dan perut kembung. Rimpang berkualitas yang di petik dari kebun pelaku budidaya jahe merah selanjutnya bisa di pergunakan untuk membuat minuman penghangat khas dari makasar yang bernama saraba.

Saraba di racik dari banyak rempah, selain rasanya nikmat saraba juga kaya akan khasiat. Jahe merah yang di tambahkan pada saraba memberi sensasi hangat sekaligus mengembalikan stamina tubuh. Saraba juga digunakan untuk menyembuhkan masuk angina dan flu. Kehangatan dari sari jahe merah yang dihasilkan dari bibit jahe merah terawat dengan campuran gula aren dan susu menghasilkan minuman dengan rasa mantab nan bermanfaat.

Pemanfaatan jahe merah dalam pembuatan saraba dinilai karena memiliki rasa yang lebih pedas dari pada jenis jahe lain. Rasa pedas jahe merah dapat menghangatkan perut sehingga mencegah kembung maupun masuk angin. Terlebih lagi apabila di tambah dengan telur ayam kampung, dapat menjadi penambah stamina bagi yang lelah bekerja seharian. Saraba khas makasar ini pun terbilang cukup mudah untuk di buat.

saraba jahe merah

Pertama rebus rembus jahe merah di dalam panci. Kemudian tunggu sampai mendidih. setelah mendidih ampas jahe merah di keluarkan dari panci , lalu rebus kembali air jahe merah tambah dengan gula aren dan susu. Bagi yang suka dapat di tambahkan telur ayam kampung. Kemudian aduk dan rebus kembali sampai matang, saraba pun siap di sajikan. Bagaimana sangat mudah bukan?

Khasiat jahe merah yang begitu komplek dapat menjadi peluang besar untuk para pelaku budidaya jahe merah. Cakupan hasil panen yang luas membuat budidaya jahe merah cukup layak masuk sebagai peluang usaha yang harus di pertimbangkan. Bagaimana tidak? Jahe merah merupakan rimpang ajaib yang apabila di destilasi akan menghasilkan minyak atsiri yang nilai jual nya sangat tinggi. Belum lagi ampas dari jahe merah pun dapat di manfaatkan menjadi bio etanol.

Selain itu tanaman dari bibit jahe merah akan menghasilkan rimpang yang langsung bisa di konsumsi, dapat juga di jadikan jahe merah Rajang dan di keringkan sebagai bahan pembuatan jamu tradisional. Begitu banyak nya manfaat jahe merah digunakan juga sebagai bahan baku sirup, maupun aneka olahan makanan dan minuman berbahan dasar jahe merah. Wajik jahe merah contohnya, ini merupakan makanan yang laris di jual di pasar tradisional bahkan sudah mulai masuk ke resto ternama.

Pentingnya Pemupukan Dalam Budidaya Jahe Merah

jahe merah

Pemupukan dalam budidaya jahe merah untuk memperbanyak rimpang

Budidaya jahe merah dapat memberikan solusi untuk ketersediaan bahan baku industri. Kebutuhan akan ketersediaan rimpang jahe merah semakin tahun menunjukan grafik peningkatan yang signifikan. Penyerapan produk herbal (tidak terkecuali jahe merah) di kalangan masyarakat baru – baru ini memang sedang naik daun, dengan slogan back to nature yang gencar di perkenalkan kembali membuat masyarakat sadar akan pentingnya bahan alami untuk kesehatan jangka panjang.

Pemanfaatan jahe merah sebagai bahan baku industri dapat di jumpai pada produk-produk kemasan berstandar seperti minuman herbal pencegah masuk angin, minyak gosok, dan beberapa minyak aromaterapi. Karena salah satu manfaat yang bisa di ambil dari rimpang jahe merah adalah aroma nya yang memberi efek tenang, sehingga dapat di jadikan aroma terapi. Rasa jahe merah yang menghangatkan badan cocok di minum saat cuaca dingin, mencegah mual dan muntah mencegah masuk angin.

Optimalisasi Rimpang dalam budidaya jahe merah

Budidaya jahe merah akan tumbuh secara optimal apabila perawatannya di perhatikan. Rimpang jahe merah yang besar dan bernas, tentu akan memenuhi kriteria permintaan pasar. Rimpang jahe merah yang besar dapat di peroleh dari bibit yang di tanam pada tanah berhumus tebal, kandungan C-organik nya sangat tinggi setara 11,84%. Tanah dengan kandungan humus tebal dapat memperbesar ukuran rimpang hingga 2 kali.

Tanah humus dapat diperoleh dari pemberian bahan organik yang dapat meningkatkan ketersediaan unsur hara dan efisiensi penyerapannya. Bahan organic yang diberikan akan melepas unsur hara N,P,K dan S. namun kandungannya bisa dikatakan relative kecil, maka pemberian bahan organik harus dalam jumlah besar. Peran bahan organik sebagai kompleks serapan anion (fosfat, silikat, nitrat, dan juga sulfat) sangat penting.

Pemupukan bibit jahe merah untuk memperbanyak rimpang

Bibit jahe merah yang di pupuk dengan benar dapat meningkatkan hasil panen. Penambahan dan komposisi pupuk dapat meningkatkan kuantitas jahe merah yang di hasilkan. Jahe merah termasuk tumbuhan yang banyak menguras unsur hara , penyerapan akan pupuk pun terbilang cukup cepat. Begitu di beri pupuk bibit jahe merah akan tumbuh pesat selama 3 bulan pertama, sehingga pada 2,5 bulan setelah pemberian pupuk dapat di selingi dengan pupuk hijau seperti fermentasi daun kelor, lamtoro atau kacang-kacangan.

pupuk organik tanah

Pupuk hijau di berikan dengan tujuan agar nutrisi makanan yang di serap tanaman jahe merah setelah 3 bulan tidak habis. Apabila kehabisan nutrisi makanan, tanaman jahe merah akan lambat berkembang dengan optimal. Bibit jahe merah dapat di kocor dengan pupuk pada usia 1-4 bulan cukup dilakukan 2x saja. Dibantu dengan penyemprotan untuk penyubur daun dan pengendali hama.

Saat penanaman bibit jahe merah , usahakan rimpang jahe merah yang sudah tumbuh anakan tertimbun dalam tanah, jangan sampai rimpang terlihat mengembul di atas tanah, karena dapat menghambat proses pembesaran umbi rimpang dan memperkecil peluang rimpang tumbuh besar. Timbun dengan tanah sampai tidak terlihat kemudian dapat di beri pupuk mutiara 16-16 dan kcl dan taburi pupuk kandang tipis-tipis di atasnya. Yang terpenting pengaplikasian pupuk tidak boleh berlebihan.

 

 

Mencoba Sirum Jahe Merah

Sirup jahe merah solusi saat panen berlimpah

Bagi para pembudidaya jahe merah waktu panen adalah waktu yang di nanti-nanti. Setelah menunggu sekitar 9-10 bulan masa tanam. Hasil yang banyak dan penjualan yang mudah tentu menjadi bagian dari tujuan dalam membudidayakan jahe merah. Berangkat dari keinginan inilah banyak yang tertarik mencoba peruntungan menanam jahe merah, baik sekala rumahanan maupun dalam lahan yang besar.

Saat musim panen tiba kadang kendala yang dihadapi adalah penumpukan hasil panen yang terlambat di distribusikan. Dengan hasil panen yang berlimpah tentu membutuhkan gudang penyimpanan yang besar pula. Apabila tidak kunjung tersalurkan akan memakan tempat terus menerus. Perlu di carikan solusi tepat yang dapat menjawab tantangan ini.

Salah satu solusi untuk menangani penumpukan hasil panen adalah dengan memproduksi sirup jahe merah. Pertimbangannya adalah jahe merah di olah menjadi sirup selain dapat tahan lebih lama, penjualan jahe merah dalam bentuk sirup lebih mudah di pasarkan. Dapat di jual secara retail, ditawarkan pada tetatngga sekitar, di titipkan ke warung-warung, konsinyasi dengan toko oleh-oleh, toko herbal maupun di jual secara online.

Pembuatan sirup jahe merah pun cukup mudah . tinggal membersihkan jahe merah dari tanah hingga bersih , bilas berkali-kali sampai benar-benar bersih. Kemudian blender jahe merah (jangan di kupas), peras hingga keluar sari nya dan masak dengan gula aduk rata hingga mendidih dan mengental. Jika menghendaki bisa diberi tambahan pala, kapulaga, secang dan serai agar lebih terasa rempah-rempah. Tunggu sampai dingin, saring dan siap dikemas.

Untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan menjamin kandungan bahan aman untuk disajikan pada calon konsumen,  produsen sirup jahe merah perlu mengurus izin produksi minimal PIRT (produk industri rumah tangga). Produsen dapat mengajukan izin pada dinas terkait untuk mendapat pelatihan dan penyuluhan terlebih dahulu, sebelum izin dikeluarkan.

legalitas budidaya jahe merah

Secara garis besar pelatihan dan penyuluhan tersebut meliputi cara produksi pangan yang baik seperti keamanan pangan dan menejemen usaha. Detail penyuluhan lainnya seperti:

  • Kebijakan Nasional Pengaturan IRT-P dan Peraturan Perundang-Undangan tentang Keamanan Pangan
  • Higiene dan Sanitasi
  • Pengendalian Proses Untuk Mengatasi Bahaya
  • Pengawetan Pangan
  • Bahan Tambahan Pangan (BTP)
  • Pengembangan Usaha IRT-P
  • Pengemasan dan Penyimpanan Label Pangan

Penyuluhan dari Dinas kesehatan biasanya diadakan 3 bulan sekali, ataupun menunggu peserta lainnya secara kolektif, dengan minimum 15 orang peserta (tergantung aturan dan kebijakan masing masing daerah setempat). Bagaimana menarik bukan?

Jadi tidak ada istilah rugi dalam budidaya jahe merah apabila mau berusaha dan sedikit berfikir kreatif mengolahnya . setiap masalah pasti ada solusi. Menanam jahe merah masih menjadi peluang yang prospektif untuk segera di eksekusi. Bibit jahe merah pun sudah mudah di dapatkan. Kami melayani dan menjual bibit jahe merah dalam bentuk rimpang maupun tunas polybag, segera hubungi kami untuk penawaran menarik ini.

Ingin mencoba menanam jahe merah? kami sedia bibit jahe merah dan siap kirim kirim ke segenap penjuru nusantara. Semoga kita sukses dalam budidaya jahe merah.